Oktober 26, 2021

Yahya Fasa ; DLH Bolmong Tak Mengetahui Aktifitas Galian C DAS Mo’ayat

BOLMONG,JurnalBMR.com- Aktifitas Galian C yang diduga menggunakan alat berat berlokasi di DAS mo’ayat desa Lolayan kecamatan lolayan yang di komplein warga mopait ternyata tak di ketahui oleh dinas terkait yakni DLH (Dinas lingkungan hidup) kabupaten bolaang Mongondow.

Di konfirmasi JurnalBMR.com melalui seluler Kamis 22/07/2021 kadis DLH Bolmong Drs Yahya Fasa Mengaku tak mengetahui keberadaan aktifitas galian C di DAS Mo’ayat tersebut.

” Nanti saya akan telusuri keberadaan  aktifitas galian C tersebut, saya belum tahu itu, Saya baru dengar info dari wartawan nanti saya akan cek di kantor data-datanya ” Singkat Yahya.

Pernyataan kadis DLH Bolmong ini berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan oleh salah satu oknum pengusaha galian C kepada media ini saat di konfirmasi beberapa hari lalu.

Saat itu salah satu oknum pengusaha berdalih bahwa aktifitas galian C berada di kebun pribadi miliknya, jadi buat apa dipersoalkan, bukan itu saja bahkan oknum pengusaha tersebut menyebut jika aktiftas galian C miliknya sudah mendapat rekomendasi dari pemkab Bolmong dalam hal ini DLH Bolmong.

Menariknya saat di konfirmasi pelaku ilegal mining galian C tersebut mengaku bahwa yang melakukan aktiftas galian C menggunakan alat berat di DAS mo’ayat bukan hanya dirinya tetapi ada beberapa pengusaha yang melakukan pengerukan material  tersebut.

” Ada beberapa orang yang terlibat disitu bukan hanya saya apalagi saya melakukan aktifitas di kebun milik saya,” Timpalnya.

Aktiftas Galian C yang di duga menggunakan alat berat dengan mengeruk material di  sungai Mo’ayat tersebut kembali di tanggapi aktifis pemerhati lingkungan yakni Nujul Kifli mokodompit,

Menurutnya, DLH Bolmong jangan cuci tangan, Harusnya pihak DLH turun ke lokasi DAS mo’ayat jangan menunggu laporan yang masuk.

” Saya mengecam keras dugaan aktifitas galian C di DAS mo’ayat dan saya minta pihak APH (Aparat penegak hukum) dalam hal ini Tipidter Polres Kotamobagu untuk menindak tegas dan menghentikan aktifitas ilegal mining di DAS mo’ayat tersebut.

” Karena jika di biarkan maka di khawatirkan akan terjadi abrasi di bantaran sungai, Selain itu resiko lainnya adalah dampak dari galian C tersebut warga mopait yang ada di pinggiran sungai berpotensi terkena penyakit , ” kesal Nujul*

 

Peliput : Midi Bonuot