Oktober 25, 2021

Tipidter Polres Kotamobagu Lidik Dugaan Mark Up Harga Pupuk Bersubsidi

BOLMONG – Maraknya dugaan mark up (Ke naikan harga) pupuk bersubsidi yang terjadi hampir di seluruh wilayah kabupaten bolaang mongondow di tanggapi Kanit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu ) Polres Kotamobagu Aiptu Teddy Mandagi, SH

Menurut Teddy harga pupuk bersubsidi yang di jual oleh kios pengecer yang tak sesuai HET adalah perbuatan pidana sehingga jika ada masyarakat yang mengalami hal tersebut agar dapat melaporkannya ke Polsek terdekat atau langsung ke polres Kotamobagu.

“Kalau ada petani yang membeli pupuk di kios-kios pengecer tak sesuai Harga Eceran Tertinggi ( HET) Laporkan ke pihak berwajib di Sertai dengan barang bukti berupa nota pembelian di kios tersebut , kami akan tindak tegas dan jika terbukti kios tersebut berpotensi di police line.

Lanjut Teddy untuk kecamatan Lolayan dan kecamatan Passi adalah wilayah binaannya, sehingga jika di kecamatan Lolayan dan Passi ada kios-kios nakal yang menjual pupuk bersubsidi tak sesuai HET silahkan laporkan ke polres kotamobagu  pasti kami tindak lanjuti ,Teddy pun berjanji dalam waktu dekat polres akan turun ke kios-kios untuk menyelidiki kasus ini, ” bebernya.

Kami juga sedang menyelidiki ada dugaan pupuk bersubsidi untuk petani di kecamatan Lolayan di suplay ke daerah lain, Tapi nanti saja kami pasti akan beberkan ke teman teman media jika sudah terbukti.

Teddy juga mengingatkan kepada kios-kios pengecer pupuk bersubsidi agar mematuhi harga ketentuan pemerintah , Kasihan petani jangan di persulit apalagi dalam situasi pandemi saat ini semua kena dampak ekonomi, ” Ujarnya.

Kadis pertanian Bolmong Remon rattu ketika di konfirmasi belum lama ini mengatakan bahwa kewenangan Dinas pertanian Bolmong terkait pupuk bersubsidi hanya sampai pengiriman/pendistribusian pupuk ke kios-kios pengecer, Adapun dugaan adanya mark up atau penaikan harga yang tak sesuai HET itu bukan lagi tanggung jawab Dinas pertanian Bolmong.

Kadis pun menambahkan jika ada kios-kios pengecer yang menjual pupuk bersubsidi tak sesuai HET maka itu sudah masuk ranah pidana, ” Ungkapnya.

Di ketahui, Sebelumnya sejumlah petani di kecamatan Lolayan mengeluhkan harga pupuk bersubsidi yang di jual di salah satu kios tak sesuai HET dan saat membeli mereka hanya di sodorkan kwitansi kosong.

Asko