Oktober 25, 2021

Terungkap, WNA Asal China Di Lanut Di Duga Pekerja Tambang Oknum Pengusaha Berinisial G

BOLTIM,JurnalBMR.com-Warga masyarakat desa lanud kecamatan Modayag kabupaten Boltim akhir-akhir di resahkan dengan kehadiran warga negara asing (WNA) yang di duga bekerja di sebuah lokasi pertambangan lanut.

Pasalnya menurut warga saat ini pemerintah kabupaten bolaang mongondow timur sedang gencarnya menerapkan PPKM pasca pandemi Covid 19 yang sudah hampir dua tahun melanda negeri ini.

Yang jadi pertanyaan warga kenapa WNA yang di duga asal China tersebut bisa lolos masuk ke Indonesia, padahal petugas gugus tugas Covid 19 sangat ketat ? Siapakah yang menjadi koneksi para WNA tersebut sehingga bisa leluasa masuk ke Boltim? ” kilah warga.

Setelah di telusuri sejumlah media, ternyata WNA asal China tersebut sengaja di datangkan oleh oknum pengusaha ternama asal Kotamobagu berinisial G.

Informasi ini di perkuat dengan upaya konfrmasi media ini ke oknum pengusaha tersebut.

” iya benar mereka bekerja di perusahaan saya, namun semua ada ijin tinggal resmi visa kerja 2 tahun dan bayar ke negara, ” Ucap G.

Namun ketika di singgung media ini apakah keberadaan mereka di ketahui pemdes setempat, G tak menjawab.

Di ketahui pada pemberitaan sebelumnya keberadaan lima orang WNA asal China terendus khabar tak di ketahui oleh pemerintah setempat. bahkan Sangadi lanut stedi Mumek membenarkan hal itu, ” Iya benar, “Pemdes lanut tak mengetahui keberadaan mereka (WNA),” Ucap sangadi.

Kehadiran WNA asal China di lanut tersebut tentunya bertentangan dengan Kebijakan sesuai Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Pembatasan Orang Asing Masuk ke Wilayah Indonesia Dalam Masa PPKM Darurat.

Dalam beleid itu, pemerintah membatasi masuknya orang asing yang masuk ke Indonesia atau transit di Indonesia. Namun, aturan dikecualikan bagi WNA yang memenuhi kriteria tertentu.

Kriteria tersebut, antara lain pemegang visa diplomatik dan visa dinas; pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas; pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap; bertujuan untuk kesehatan dan kemanusiaan (mendapat rekomendasi dari kementerian/lembaga);, dan awak alat angkut yang datang dengan alat angkutnya.

Orang asing atau warga negara asing (WNA) yang tidak termasuk di dalam lima klasifikasi tersebut di atas tidak diperbolehkan masuk ke wilayah Indonesia, dan akan dilakukan pemeriksaan di bandara tepatnya di area kedatangan internasional oleh Kantor Imigrasi.

Hingga berita ini tayang upaya konfirmasi kepada bagian Imigrasi Kotamobagu belum terhubung namun upaya konfirmasi akan tetap di upayakan.* (Tim).