Oktober 19, 2021

Terungkap, Di Duga Korban Penganiayaan Di Langagon Salah Sasaran

BOLMONG – kasus penganiayaan yang di duga di lakukan oleh oknum perangkat desa langagon induk kecamatan bolaang berinisial AP Alias At terhadap Fajri Manoppo (19 th) mulai menemui titik terang.

Pasalnya dalam pemberitaan salah satu media online , Sangadi langagon adun potabuga membenarkan bahwa ada dugaan penganiayaan yang di duga di lakukan oleh perangkatnya.

Di kutip dari media pirnas.com sangadi adun potabuga mengungkapkan bahwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi karena ada sebab menyangkut kantibmas di desanya .

Bahkan adun mengakui bahwa terduga pelakuĀ  sengaja menganiaya korban Fajri untuk memberikan pengajaran terhadap korban karena di anggap telah membuat Onar di desa.

Mirisnya lagi seperti di beritakan pirnas.com dugaan penganiayaan tersebut terjadi tak jauh dari tempatĀ  Kapolsek bolaang Iptu Sugianto dan personel, serta Anggota Koramil, Linmas dan warga lainnya berada.

Terkait pemberitaan tersebut membuat keluarga korban keberatan dan berjanji akan mengusut kasus ini sampai tuntas.

” Anak kami Fajri tak bersalah kenapa di aniaya dan jika memang anak kami bersalah silahkan proses hukum bukan di aniaya apalagi terduga pelaku adalah oknum perangkat desa yang seharusnya melindungi dan mengayomi warganya, ” Ucap Elvi Mokodompit Tante korban.

Elvi juga mengklarifikasi bahwa korban Fajri tidak melakukan keonaran seperti yang dituduhkan oleh terduga pelaku At Potabuga.

“Jika diungkap kronologinya cukup panjang tapi nanti lah hukum yang menentukan siapa yang bersalah. Sebab kasus ini sudah kami laporkan secara resmi di Polres Bolmong,” ungkap Elvi.

Sementara itu Kapolsek bolaang iptu sugianti ketika di konfirmasi melalui Seluler mengatakan bahwa proses penganiayaan yang di duga di lakukan oleh oknum perangkat desa tersebut saat ini sedang di proses oleh penyidik polres Bolmong.

Upaya konfirmasi wartawan JurnalBMR.com kepada Sangadi langagon Adun potabuga belum terhubung karena handphone dalam keadaan tidak aktif. (TIM)