Oktober 19, 2021

Terkait Police Line Di Potolo, Ini Klarifikasi Pemilik Lahan

BOLMONG,JurnalBMR.com- Adanya pemberitaan miring yang terkesan menyudutkan namanya membuat Ida kobandaha warga tungoi satu kecamatan Lolayan angkat bicara.

Pemberitaan salah satu media bahwa dirinya di duga melakukan tindakan melawan hukum dengan membuka police line Mabes Polri adalah fitnah keji dan tak berdasar.

Saya ini hanya masyarakat biasa mana mungkin saya berani melakukan hal yang bertentangan dengan hukum Seperti yang di tuduhkan media yang memuat berita tersebut,” Ucap Ida.

Saya tidak pernah berurusan lagi dengan tambang potolo,saya sudah istirahat dengan urusan tambang karena saya ingin fokus dalam urusan keluarga apalagi saya punya anak cucu yang saya harus perhatikan, Sehingga pemberitaan yang menyebutkan namanya tersebut saya tidak terima dan terkesan fitnah.

Tapi sebagai orang tua saya sudah memaafkan oknum yang mengangkat namanya lewat pemberitaan, Insya Alah mereka mendapat hidayah dari Allah SWT, ” Tukas Ida.

Sebagai sesama manusia tentunya harus saling menghidupi dan berbagi, sehingga ketika ada beberapa masyarakat yang minta ijin ke saya sebagai pemilik lahan untuk mengambil material untuk mereka olah sendiri apa saya hanya diam, Sementara mereka butuh biaya hidup demi anak istri mereka.

Tentunya saya tidak tega walaupun beresiko, Saya hanya berpesan agar hati-hati dalam bekerja.

Sekali lagi saya katakan bahwa saya tidak pernah merusak police line apalagi menghilangkannya, ” Tutup Ida.

Sementara itu beberapa warga yang minta namanya tak di publish  menguatkan  pernyataan Ida kobandaha tersebut.

” Sudah lama pemilik lahan (Ida) tidak pernah naik ke lokasi dan itu kami sendiri yang saksikan, Jadi jika ada informasi yang menyebut jika pemilik lahan telah membuka garis polisi sama sekali itu fitnah dan tak dapat di pertanggung jawabkan.

Lebih lanjut kata beberapa sumber keberadaan mereka di tanah lahan milik Ida kobandaha hanya untuk mencari biaya hidup bukan mencari kaya, ” Pungkas mereka.*(Tim)