Oktober 25, 2021

Terkait Pergantian Ketua BPD, Ini Penjelasan Sekdes Adow Selatan

BOLSEL,JurnalBMR.com – Pemerintah desa adow selatan kecamatan pinolosian tengah kabupaten Bolmong selatan angkat bicara terkait peralihan jabatan ketua BPD (Badan Permusyawaratan desa) desa adow selatan yang berujung ke laporan di kejaksaan negeri kotamobagu.

Kepada JurnalBMR.com Sangadi adow selatan  melalui (Sekdes) Sekretaris desa Jalianti mokoginta meluruskan informasi negatif yang ditujukan kepada pemdes adow selatan terkait pergantian jabatan ketua BPD adow selatan yang di nilai ada intervensi dari pemdes adow selatan.

Menurut Sekdes jalianti, Pergantian jabatan ketua BPD adow selatan bukan urusan pemdes adow selatan karena sesuai aturan, BPD adalah lembaga desa yang berdiri sejajar dengan pemerintah desa, Sehingga jika pemdes ikut campur urusan dapur BPD maka itu salah alamat, Sehingga jika ada pihak yang mengatakan bahwa Pemdes adow selatan ikut andil dan mengintervensi pergantian jabatan ketua BPD adow selatan maka itu adalah pernyataan oknum yang tak paham aturan, ” Jelas Jalianti, Jumat 6 Agustus 2021.

Tidak benar ada pergantian BPD yang benar itu adalah peralihan jabatan ketua BPD dan yang memutuskan adalah internal BPD sendiri.

Lebih lanjut kata jalianty sebelum rapat paripurna BPD yang di pimpin oleh wakil ketua BPD yang dihadiri oleh anggota BPD,pemdes adow dan lembaga desa lain, Anggota BPD telah menggelar  rapat internal yang di hadiri oleh 3 orang dari 5 anggota BPD adow selatan, Nah, Setelah rapat itu anggota BPD berkoordinasi dengan pemdes adow selatah bahwa BPD akan menggelar rapat paripurna pergantian pimpinan BPD yakni posisi ketua, Saat itu sangadi adow selatan sempat menanyakan apa alasan anggota BPD melakukan roling jabatan pimpinan mereka hanya mengatakan bahwa semua sudah melalui rapat internal BPD.

Sehingga jika ada pihak yang menuduh bahwa pemdes adow selatan mengintervensi peralihan/pergantian ketua BPD maka kami pertanyakan dulu dari segi mana intervensi pemerintah.

Jalianty menambahkan saat rapat paripurna BPD dirinya turut hadir bersama dengan perangkat lainnya, Namun yang memimpin rapat adalah wakil ketua BPD, Bukan Sangadi atau perangkat desa adow selatan. Nah, Jika jika kami di tuduh mengintervensi peralihan jabatan ketua BPD seharusnya yang pimpin rapat adalah pemdes, ” kilahnya.

“Saya tegaskan bahwa pemerintah desa adow selatan tidak pernah mengintervensi pergantian ketua BPD karena itu bukan ranahnya pemdes, Yang kami tahu peralihan jabatan ketua BPD adow selatan karena keinginan anggota BPD itu sendiri dan itu sudah melalui rapat internal BPD, ” Ucapnya.

Di katakannya, yang berkembang selama ini adalah pergantian anggota BPD padahal bukan pergantian tapi hanya peralihan jabatan saja.

” Sampai hari ini desa kami aman, Pembangunan berjalan lancar, hak masyarakat Seperti BLT di Salur kan sesuai dengan Penerima, dan Semua pembangunan yang sudah di tuangkan dalam RKPdes berjalan sesuai dengan Permendes,” Tutupnya.

Di ketahui sebelumnya pergantian/peralihan jabatan ketua BPD adow selatan mendapat komplein dari anggota BPD lainnya karena proses  pergantian pimpinan BPD di duga menyalahi prosedur. * ( Tam)