Oktober 25, 2021

Terkait Galian C Tungoi Satu, Warga : Kami Tak Keberatan

BOLMONG,JurnalBMR.com- Pemberitaan miring terkait Aktifitas Galian C yang beroperasi di desa tungoi satu kecamatan lolayan kabupaten bolaang Mongondow di luruskan oleh pemilik lahan yang berinisial B alias Budi.

Menurutnya lokasi galian c tersebut adalah tanah miliknya yang dibelinya untuk mendirikan sebuah bangunan usaha sehingga tanah tersebut harus di ratakan.

Selanjutnya kata Budi selama melakukan aktifitasnya tak ada warga yang keberatan apalagi mengkomplein, bahkan warga sekitar merasa senang karena selama ini mereka di landa ke khawatiran jika turun hujan karena gunung tersebut berpotensi longsor.

Budi menambahkan selama menjalankan aktifitas dirinya selalu memperhatikan keselamatan warga sekitar, Untuk mengantisipasi debu setiap hari akses jalan ke arah material selalu di siram dengan air sehingga ancaman debu tidak ada, ” Ujar Budi.”

“Gunung ini akan di ratakan untuk mendirikan sebuah bangunan, terkait materialnya dari pada menumpuk banyak masyarakat yang datang membeli dengan harga yang terjangkau bahkan banyak warga sekitar yang meminta material untuk pondasi atau bangunan lainnya, ” Jadi masyarakat mana yang mengkomplein dan silahkan cek sendiri di lapangan apakah warga keberatan, ” Ucap Budi.

Sementara itu salah satu warga tungoi satu yang kebetulan rumahnya hanya berjarak 10 meter dari lokasi galian c mengaku tak keberatan dengan adanya aktivitas galian c tersebut.

“Kami tidak keberatan justru kami senang karena selama ini ketika hujan kami selalu khawatir karena gunung tersebut sangat tinggi dan berpotensi longsor, Alhamdulilah, gunungnya sudah rata sehingga kami tak khawatir lagi, ” Kata mama Sri, warga tungoi satu.

Masih kata mama Sri, keuntungan lainnya adalah pemilik tanah ini telah ikhlas menyumbang material untuk bangunan mesjid, begitu juga warga sekitar sini banyak yang mengambil material untuk di pakai dan itu tidak di bayar, Kata mama Sri sambil menunjuk tumpukan material di rumahnya yang diberikan pemilik.

Penelusuran media ini ke lokasi galian c tersebut, langsung mewawancarai 7 kepala keluarga, Mereka kompak menjawab bahwa aktifitas galian c tersebut sama sekali tak berpengaruh pada kehidupan warga sekitar.

” Kami tak keberatan dan sama sekali tak terganggu, apalagi pemiliknya ramah kepada kami,  terbukti banyak warga yang meminta material tersebut untuk bangunan tanpa di bayar, ” Ujar mereka kompak.*( TIM)