Oktober 25, 2021

Tanpa Di Hadiri Ketua KUD Perintis Tanoyan, Ini Hasil RDP DPRD Bolmong Hari Ini

BOLMONG,JurnalBMR.com-Kisruh internal Koperasi Unit Desa (KUD) Perintis desa Tanoyan, kecamatan Lolayan, akhirnya di bawah ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) lewat Komisi 3 DPRD Bolaang Mongondow (Bolmong) pada, Senin 05/09/2021.

RDP yang digelar diruang paripurna DPRD Bolmong tersebut dipimpin oleh Sekretaris Komisi 3 DPRD Bolmong Supandri Damogalad, dan dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi 3 Mas’ud Lauma, Anggota Sulhan Manggabarani, Mahrin Lolung, dan Febrianto Tangahu.

Sedangkan pihak instansi terkait Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ofir Ratu, dan Sekretaris Sofyanto Mamonto, Kabid Penilaian Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Mefran Beka, dan Kasi data dan perlindungan koperasi Silvana Sugeha, serta Camat Lolayan Faisal Manoppo Spd.

Sementara Pihak pelapor yang hadir yakni Abdul Bahri Kobandaha, Muhammad Abdul Nasir Ganggai, dan Ketua BPD.

Kesimpulan RDP, Supandri meminta Dinas Koperasi dan UKM Bolmong untuk memfasilitasi menyelesaikan masalah yang terjadi di internal KUD Perintis Tanoyan.

“Silakan selesaikan dulu secara internal dan saya harap Dinas Koperasi dan UKM Bolmong dapat selesaikan dalam jangka waktu satu Minggu,” kata Supandri, yang turut dibenarkan anggota Komisi yang hadir.

Tadi kata Supandri, DPRD sudah minta keterangan dari pelapor anggota KUD Perintis, terungkap ada masalah di internal pengurus koperasi sendiri.

“Kami melihat ini masih bisa diselesaikan, dan dibicarakan secara kekeluargaan dengan pengurus internal Koperasi,” kata dia.

ia mengatakan pemerintah di kedua desa Tanoyan Selatan dan Tanoyan Utara serta Dinas Koperasi dan UKM untuk memfasilitasi persoalan pengurus internal Koperasi.

Anggota DPRD Bolmong Febrianto Tangahu mengatakan hal yang sama.

“Saya harap Dinas Koperasi dan UKM Bolmong dapat secepatnya selesaikan masalah tersebut,” pintahnya.

Ia menegaskan, wajib bagi Dinas Koperasi dan UKM Bolmong untuk menindak lanjuti masalah KUD Perintis, jangan dibiarkan karena itu sudah menjadi tanggung jawab.

“Jangan selalu melempar urusan yang masih boleh di tangani oleh Dinas koperasi yang sudah menjadi tanggungjawab,” ujar Anto sapaan politisi Nasdem ini, yang turut dibenarkan oleh Anggota DPRD Bolmong Sulhan Manggabarani.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bolmong Ofir Ratu, melalui Sekretaris Sofyanto Mamonto menegaskan, terkait permasalahan KUD perintis pihaknya akan segera menindaklanjuti masalah itu. Namun hingga saat ini mereka belum menerima laporan secara resmi dari anggota KUD Perintis, terkait obyek sengketa yang menjadi masalahnya seperti apa.

Selain itu, anggota KUD Perintis secara detail perlu menjelaskan secara tertulis masalah internal Koperasi. Agar supaya Dinas Koperasi dan UKM, dapat mengidentifikasi. Selanjutnya pihaknya akan mengkonfirmasi kepada pengurus KUD Perintis yang baru terpilih pada bulan Maret lalu.

“Saya tegaskan kami tidak akan main-main jika ada laporan keberatan, akan di selesaikan sesuai aturan yang ada. Jika besok surat sudah masuk pasti akan secepatnya kami akan tindak lanjuti,” tegasnya.

“Tak perlu satu Minggu, jika besok sudah ada suratnya kami tindak lanjuti langsung, paling lama tiga hari,” imbuh Sofyanto.

Sementara itu, Anggota KUD Perintis Tanoyan Abdul Bahri Kobandaha, SE, selaku pelapor mengatakan, telah terjadi pelanggaran Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga pada KUD Perintis hasil Rapat anggota tahunan bulan Maret awal tahun ini.

Bahkan kata Ali, ada pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah nomor 19/PER/M.KUKM/IX/2015 Tentang Rapat Anggota Koperasi dan banyaknya permasalahan di internal sehingga berakibat tidak baik pada proses jalannya organisasi KUD Perintis kedepan.

“Berangkat dari itu, kami mengadu ke DPRD. Alhamdulillah hari ini direspon oleh DPRD Bolmong dengan menggelar RDP,” kata Ali.

Meski begitu, ia menyayangkan, pimpinan KUD Perintis ketua dan sekretaris tidak hadir memenuhi undangan dari DPRD Bolmong. Padahal ia berharap sekali kehadiran dari Pimpinan koperasi.

“Ini menandakan ada yang disembunyikan sehingga mereka tidak hadir,” pungkas Ali.*(Asko)