Januari 19, 2022

Sesalkan Sarana Tangap Darurat Tak Kunjung Datang Saat Bencana Kebakaran Terjadi Di Keluarga Sasela Kinerja Bupati Bolmong Jadi Sorotan Publik.

JURNALBMR – Bertempat di kelurahan inobonto 1 kecamatan bolaang kompleks jembatan Kaiya Bolaang mongondow.
Bencana atau musibah kebakaran menimpa rumah kediaman Sony Sasela Rabu pukul 16.10 wita.
kejadian nahas datang secara tiba tiba.
saat Itu keluarga Sonny sasela sedang giat  melakukan aktifitas seperti biasa di dalam rumah untuk mempersiapkan Segala kebutuhan menyongsong Natalan yang kini tinggal menunggu hari , tiba tiba anak cucu dari Bung sonny menyapa histeris kepada istri bung Sonny , katanya di kamar ada api besar saat itu dengan cepat istri bung Sonny kaget, melihat api mulai melalap kamar tidurnya yang lebih membesar, sehingga menghanguskan unit bangunan rumah dan fasilitas rumah tangga secara keseluruhan tak sempat di selamatkan dari kobaran api.
Kepada awak media pihak korban Bung Sonny sasela menuturkan kejadian naas itu hanya berselang kurang lebih 10 menit dan kini hanya meninggalkan puing yang ada di tempat kejadian tutur Bung Sonny.
Bung Sonny juga menambahkan Ucapan syukur kepada yang kuasa telah memberikan hikmah keselamatan diri lepas dari amukan api, sehingga kami sekeluarga terselamatkan.
Adapun kerugian total berkisar ratusan juta mulai dari unit bangunan prabotan rumah tangga serta surat – surat berharga dan lainnya tambah Sonny.
Di tempat yang sama sejumlah tokoh masyarakat serta tokoh politik yang namanya tak mau di publik,
Menyesalkan Kinerja Bupati Bolmong hingga di penghujung jabatan tak mampu mempertanggung jawabkan visi misi untuk berpihak kepada kepentingan rakyat.
kini disaat genting rakyat yang mendapat musibah terutama di kelurahan inobonto yang sudah beberapa kali mendapat musibah kebakaran Selalu tak terlayani Oleh pihak petugas kebakaran  padahal tak ada alasan bagi petugas kebakaran untuk tidak melayani tutur masyarakat.
Saat kejadian itu pihak korban telah meminta bantuan melalui petinggi di Pemkab Bolmong, namun hanya di jawab tak ada sopir untuk untuk membawa kendaraan pemadam.
Pernyataan itu di tanggapi pula oleh pihak tokoh masyarakat dan menilai tak ada pelayanan bagi masyarakat kecil, tambahnya.
Pemkab Juga wajib menghapus nomor Call Center yang ada di kendaraan Damkar.
karena di anggap tak ada pelayanan maksimal untuk masyarakat meski seharusnya saat di telpon 1 X 24 jam harus melayani keluhan masyarakat sebagai sarana tanggap darurat yang di miliki dinas badan BPBD Bolmong, tutup toko masyarakat.(ann-tlb)