Oktober 22, 2021

Saling Balas Pantun, Ali Aduka Sebut Glend Oroh Seperti Ini

BOLMONG,JurnalBMR.com – PLH ketua DPD II PG Bolmong Ali Imran Aduka (AIA) menanggapi pernyataan Glend Oroh Seperti dilansir pemberitaan media online mongondow.co beberapa hari lalu yang terkesan menyudutkan dirinya.

Menurut Ali aduka Pernyataan glend Oroh itu tendensius dan menandakan dia tidak paham organisasi partai golkar, dan saya memaklumi itu karena memang glend bukan kader golkar asli, setahu saya pada pemilu tahun 2019 lalu beliau adalah Caleg dari partai lain bukan dari partai golkar, dugaan saya glend caleg gagal dari partai lain dan masuk golkar untuk merusak partai golkar, ” Sindir Ali.

Bukan tanpa alasan Ali Aduka berasumsi Seperti itu, menurutnya hingga sampai hari ini pengurus DPD II PG Bolmong termasuk saya sebagai pengurus belum ada pemberitahuan secara organisatoris sebagai dasar hukum bahwa Glend oroh sebagai PLT sekertaris.

” Ya minimal glend bisa menunjukan SK nya kepada Kami pengurus DPD II bolmong, bukan hanya itu sampai saat ini penonaktifan Fadli Simbuang sebagai Sek DPD II PG bolmong yang memiliki SK yang Sah tidak jelas, Kenapa ? Karena Fadli simbuang juga belum menerima SK penonaktifan dari DPD I PG Sulut. Jadi menurut saya yang berhalusinasi sebenarnya adalah glend oroh, ” ya,” saya anggap glend Oroh saki-saki sek.

” Ya, Glend itukan dugaan saya Caleg Gagal dan sudah dibuang dari partainya maka hari ini dia masuk golkar untuk merusak golkar, contohnya saja membuat surat undangan saja tidak becus lantas mau jadi sekretaris golkarĀ  bolmong, kan malu maluin golkar, ” Timpalnya.

Si caleg gagal glend, perlu tahu bahwa saya sampai hari ini masih waki ketua DPD II PG bolmong yang kebetulan dipercayakan oleh teman-teman PK dan pengurus DPD II PG Bolmong sebagai (PLH) Pelaksana Harian lewat Rapat Pleno Diperluas yang digelar oleh DPD II Bolmong, jadi PLH bukan keinginan saya tapi keputusan pleno.

Terkait Penunjukan PLH kepada diri saya karena DPD II PG Bolmong telah melayangkan surat permintaan kepada DPD I PG Sulut untuk meninjau kembali PLT ketua Ruby Rumpesak, ini bisa dibuktikan dengan tanda terima surat tertanggal 31 juli 2021 dan yang menerima surat tersebut ibu Imelda S Paruntu, bagian administrasi DPD I PG Sulut.

Jadi dalam aturan organisasi partai Golkar jika Ketua Berhalangan bisa digantikan dengan wakil Ketua sebagai pelaksana Harian untuk mengisi agar tidak terjadi kefakuman dalam menjalankan roda organisasi sehari-hari sampai PLT ketua yang baru ditunjuk oleh DPD I PG Sulut, ” Itu yang harus glend tahu agar paham organisasi partai golkar.

“Jadi posisi saya tetap wakil ketua hanya saja untuk menjaga jangan terjadi kefakuman organisasi saya ditunjuk oleh PK Dan pengurus DPD II PG Bolmong dalam rapat pleno diperluas sebagai PLH (Pelaksana Harian) agar admisnistrasi dan roda organisasi tetap berjalan seperti biasa sambil menunggu penetapan PLT yang baru oleh DPD I PG Sulut, jadi bukan seperti pernyataan glend bahwa menjabat PLH harus Ada SK DPD I PG Sulut, itu saja glend sudah jelas tidak paham organisasi, ” saran saya ke kawan glend belajar dulu aturan organisasi Partai Golkar, Jangan datang-datang dari seberang langsung berkoar-koar, ” Pungkas Ali.

Soal pernyataan ketua harian DPD 1 PG Golkar Sulut James Arthur kojongian (JAK), saya belum akan menanggapi lebih jauh, saya juga akan tunggu apa yang akan dilakukan oleh DPD 1 Kepada saya, jika benar keputusan yang diambil oleh DPD I PG sulut nantinya, saya sebagai kader partai golkar akan menerima itu dengan baik tapi jika itu tidak benar dan mendiskredikan saya akan saya “lawan”, ” Tegas Ali.

Kami juga meminta agar DPD I PG Sulut untuk interopeksi dan mengevaluasi pengurusnya, jangan sampai permasalahan yang ada di DPD I sulut ditutup-tutupi, tapi disisi lain kami di DPD II PG Bolmong dituding dengan persoalan-persoalan yang jauh dari nalar berfikir yang sehat, Alias tidak sesuai konstitusi partai.

Intinya kami DPD II PG Bolmong tidak ada kompromi jika keputusan bertentangan dengan aturan organisasi partai golkar.

” kami tidak mau menabrak aturan partai, DPD II PG Bolmong akan selalu menjunjung tinggi AD ART dan PO partai golkar, jika ada keputusan yang menabrak konstitusi partai kami lawan”

Diakhir pernyataan, kami DPD II PG Bolmong lagi berkonsentrasi untuk lakukan konsolidasi partai untuk persiapan pemenangan Pileg, Pilpres dan Pilkada serentak karena ketua UMUM Kami Bapak Airlangga Hartarto akan dicalonkan oleh partai golkar sebagai calon Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029 dan target DPD II bolmong 70 % untuk ketum Airlangga Hartarto menang dibolmong.

” Kalau target untuk sulut tanyakan langsung ke DPD 1 Sulut, karena sampai hari ini kami DPD II Bolmong belum dapat informasi soal pemenangan dan target DPD I Sulut, ” Tutup Ali*.(Asko)