Oktober 19, 2021

Rangkap Dua Jabatan, PLT Ketua DPD 2 Golkar Bolmong Di Duga Ilegal

BOLMONG – Jabatan PLt ketua DPD (Dewan pimpinan daerah) partai Golkar Bolmong Ruby Rumpesak SH di goyang, ke absahannya di pertanyakan jajaran pengurus, kader dan simpatisan partai Golkar Bolmong.

Pasalnya Ruby Rumpesak SH hingga saat ini aktif sebagai sekretaris DPD 2 Partai Golkar Manado.

Bahkan menurut kader Golkar bolmong penunjukan Ruby Rumpesak sebagai PLT ketua DPD II Golkar Bolmong menandakan bahwa salah satu partai terbesar di Indonesia ini krisis kader. Padahal ada beberapa nama yang layak untuk di berikan tugas sebagai PLT yang Notabene tidak tidak memegang jabatan ganda.

Menurut kader dan simpatisan Golkar Bolmong Ruby Rumpesak tak maksimal jalan tugasnya sebagai PLT ketua DPD 2 PG Bolmong Karena terfokus pada tugasnya sebagai sekretaris DPD 2 PG Manado.

Apalagi ada beberapa agenda penting yang akan di laksanakan oleh DPD 2 PG Bolmong diantaranya agenda Musyawarah kecamatan dan dan agenda Musda pemilihan ketua DPD 2 PG Bolmong.

Kecaman keras juga datang dari PD AMPG Golkar Bolmong. Bahkan ketua AMPG Bolmong Ali Imran Aduka menyebut jabatan Ruby Rumpesak sebagai PLT ketua DPD 2 Golkar bolmong cacat hukum dan ilegal.

Ali menyebut DPD 1 PG Sulut telah mengelabui pengurus DPD 2 partai Golkar Bolmong dengan menunjuk kader dari DPD 2 padahal secara aturan organisasi jika pengisian jabatan PLt ketua DPD 2 PG harus di jabat oleh pengurus DPD 1 PG sulut.

” Ini tidak benar, misi apa yang di bawa oleh DPD 1 PG sulut sehingga dengan sengaja menunjuk Sekretaris DPD 2 Manado sebagai PLT ketua DPD 2 Golkar Bolmong, Saya sampaikan bahwa penunjukan Ruby Rumpesak sebagai PLT ketua DPD 2 PG Bolmong telah melanggar AD/ART partai Golkar pasal 12 ayat 2 yang berbunyi setiap pengurus partai di larang merangkap jabatan dalam kepengurusan dewan pimpinan/pimpinan partai yang bersifat vertikal, ” “Ungkap Ali.

” Kok bisa pengurus DPD 2 PG Manado memimpin DPD 2 PG bolmong, ada apa dengan DPD 1 PG sulut.

Lebih lanjut kata Ali Aduka, Ruby Rumpesak di nilai melakukan penonaktifan secara sepihak kepada Fadly Simbuang sebagai sekretaris DPD 2 partai Golkar Bolmong

Bahkan Ali menyebut rapat pleno di perluas yang di laksanakan oleh ruby Rumpesak pada beberapa Hari Lalu tak sah karena selain di pimpin oleh PLT ketua DPD yang cacat hukum jumlah peserta rapat pleno di perluas tersebut tidak quorum karena hanya di hadiri oleh 13 orang.

PLT ketua DPD 2 Golkar Bolmong Ruby Rumpesak SH ketika di Konfirmasi oleh jurnalBMR.com mengatakan bahwa terkait penunjukan dirinya sebagai PLT ketua DPD 2 Bolmong adalah perintah pimpinan DPD 1 PG Sulut. Karena sesuai peraturan organisasi yang menjabat PLT ketua DPD 2 PG kabupaten/kota harus pengurus DPD PG 1 Sulut sementara saat ini SK kepengurusannya sebagai wakil ketua DPD 1 masih aktif.

” Yang menunjuk saya untuk melaksanakan tugas PLT DPD 2 PG Bolmong adalah pimpinan di atas satu tingkat sehingga sebagai kader saya harus loyal pada pimpinan, Ruby bahkan mempertanyakan kenapa nanti sekarang jabatannya di pertanyakan tidak dari awal.

Sementara terkait dengan kepengurusannya sebagai sekretaris¬† DPD 2 Golkar manado, Ruby mengatakan untuk saat ini kepengurusan partai Golkar manado masih sementara menjalani sidang di mahkamah partai, ” Tutupnya. (Asko)