Oktober 25, 2021

Polemik Golkar Bolmong Segera Di Selesaikan, CEP Beri Perhatian Khusus

BOLMONG,JurnalBMR.com- Wakil ketua DPD 1 PG sulut Bidang organisasi kaderisasi dan keanggotaan Feryando Lamaluta angkat bicara tentang isue penonaktifan 3 kader terbaik Partai golkar bolmong masing-masing Sulhan Manggabarani SH, Fadli Simbuang dan Ali imran aduka.

Lewat Konfrensi persnya melalui video call whatsApp , Mewakili pernyataan ketua DPD 1 PG sulut Cristiany euginia Paruntu ,Feryando menyampaikan kepada sejumlah awak media bahwa, tidak ada niatan dari ketua DPD 1 Sulut untuk memecat 3 kader terbaik partai golkar bolaang mongondow tersebut.

kami tahu persis sepak terjang mereka selama ini ditiap hajatan partai golkar selalu terdepan untuk berjuang, apa lagi saat ini DPD 1 PG Sulut lagi berkonsentrasi dalam pemenangan pilpres, pileg dan pilkada serentak, dimana partai golkar akan mencalonkan ketua Umum Partai Golkar Erlangga Hartarto sebagai calon presiden RI  dan ketua DPD 1 PG sulut sebagai calon Gubernur Sulut pada 2024 mendatang, tentunya ini semua membutuhkan dukungan seluruh kader partai dan simpatisan serta masyarakat sulut.

Mantan ketua PLT PG bolmong ini juga menambahkan bahwa partai golkar punya mekanisme dalam memecat kader jadi tidak sembarang dan itu kewenangannya ada di DPP bukan DPD 1 PG sulut, “ketus yoyo sapaan akrabnya.

“Memecat kader itukan punya mekanisme tersendiri yang diatur dalam AD ART dan PO (peraturan Organisasi) partai golkar dan itu kewenanganya ada di DPP bukan DPD 1 Golkar. Jadi tidak ada pecat-memecat justru DPD 1 hari ini berkosentrasi untuk memenangkan pilpres, pileg dan pilkada serentak di sulawesi utara yang tentunya hal itu tidak muda dan perlu membutuhkan soliditas semua kader Dan dukungan dari masyarakat, itu yang dibutuhkan saat ini bukan mengurangi kekuatan tapi menambah kekuatan, ” mengutip penyampaian feryado lamaluta.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah awak media mencecar beberapa pertanyaan soal kisruh yang terjadi di DPD 2 PG  bolmong dengan di nonaktifkannya  fadli simbuang sebagai sekertaris DPD 2 PG bolmong, dan SK DPP golkar tentang PAW pengisian pimpinan DPRD Bolmong tertanggal 16 juni yang hari ini masi mengendap di DPD 1 PG sulut, Kemudian kegiatan pleno diperluas yang dilaksanakan di desa mopuya pada hari sabtu kemarin yang ikut melibatkan peserta pleno yang bukan pengurus partai golkar bolaang mongondow.

Kembali Feryando menegaskan tidak benar hal tersebut fadli Simbuang  tidak dipecat tapi hanya dinonaktifkan sementara waktu dan akan membentuk tim untuk investigasi terkait persoalan tersebut serta akan dimintai klarifikasi kepada yang bersangkutan dan jika tidak terbukti maka jabatan sekertaris DPD 2 akan dikembalikan kepada saudara Fadli simbuang.

Lebih lanjut Feryando  menjelaskan soal SK DPP golkar, tentang PAW pengisian pimpinan DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow akan segera memproses itu sesuai dengan mekanisme partai Golkar tentunya.

“kami akan proses SK tersebut jadi tidak ada istilah pembangkangan terhadap perintah partai dalam hal ini DPP Golkar, seraya juga meminta pengertian karena dirinya memang baru sembuh dari sakit dan akan beraktifitas besok hari di kantor DPD 1 PG sulut, ” Imbuhnya.

Terkait pelaksanaan pleno diperluas yang ada indikasi pelaksanaan tersebut di ikuti oleh peserta pleno yang bukan pengurus partai golkar.

“Saya belum mendapatkan laporan dari DPD 2 PG bolmong nanti saya lihat besok, kan ada nantinya laporan dari DPD 2  dan saya belum bisa berspekulasi menanggapi itu lebih jauh sebelum ada data otentik” kilahnya

Di akhir Vidcon Feryando menyampaikan polemik di DPD 2 PG bolmong akan segera berakhir dan ibu ketua DPD 1 sulut akan memberi perhatian khusus, tak lupa juga salam hangat dari ibu ketua untuk seluruh kader partai golkar bolaang mongondow, ” Tutup Feryando.

Di ketahui Pada rapat pleno di perluas yang di laksanakan oleh pengurus DPD 2 PG Bolmong di kecamatan Dumoga, Beberapa Pengurus PK (Pimpinan kecamatan) PG Bolmong mendesak agar dua kader terbaik partai Golkar Bolmong yakni wakil ketua DPD 2 PG Bolmong Sulhan manggabarani SH dan Ketua DP AMPG Bolmong Ali Imran Aduka untuk di copot dari jabatannya Karena di nilai melanggar kode etik dan AD/ART Partai Golkar.* (Tim)