Oktober 19, 2021

PETI Di Desa Totabuan Semakin Marak, Kapolres Bolmong Di Minta Turun Tangan

BOLMONG,JurnalBMR.com- Pertambangan emas tanpa ijin (PETI) di desa Totabuan kecamatan Lolak  Bolaang Mongondow Desa makin tak terbendung, Sejumlah oknum bahkan secara terang-terangan terus mengeruk material di bantaran sungai Totabuan tersebut.

Akibatnya abrasi sungai mengancam kehidupan warga desa totabuan.

Pantauan sejumlah Media pada Rabu 01 September 2021 tambang emas, di bagian hilir daerah aliran Sungai totabuan sudah rusak parah karena pengerukan material emas  menggunakan alat berat.

Paputungan selaku kepala dusun desa totabuan ketika dikonfirmasi media  enggan berkomentar banyak. Dia tak mau ada keributan dan konflik pertambangan di desa totabuan di mana Perusahaan PT. MEN mempunyai ijin di luar dari perusahaan PT.MEN itu terdapat 14 pelaku peti yang tidak mengantongi ijin.

Pemerintah dalam hal ini belum memberikan surat teguran kepada para penambang agar tak melakukan kegiatan dengan cara-cara tak benar. Setelah itu, harus ada kajian mengenai dampak lingkungan karena para pelaku peti di luar ijin perusahaan kurang lebih 14 orang dengan mengunakan alat berat.

Adapun peti ilegal yang sekarang beroperasi di bantaran sungai totabuan dengan mengunakan alat berat Excapator  dan mengatas namakan PT MEN II itu sementara pihak perusahaan akan mencari tahu siapa dalang sampai ada PT. MEN. II itu.

Paputungan juga  meminta kiranya Ibu Kapolres Bolaang Mongondow AKBP Nova Surentu.SH.MH dapat menertibkan pelaku peti ilegal yang di luar dari ijin Perusahaan PT MEN.

Kapolres Bolaang Mongondow, AKBP. Nova Surentu, SH, MH ketika di konfirmasi berjanji akan segera melakukan penertiban PETI yang terjadi di bantaran sungai desa Totabuan dimana pihak polres sudah mengantongi beberapa nama oknum pelaku yang sudah di kantongi namanya.

“Adapun para pelaku penambang ilegal  yang terjadi di Desa Totabuan dengan mengunakan alat berat, dan di luar dari ijin perusahaan PT. MEN akan kami tindak,” ucap kapolres.

“Nanti kami akan buat tim dan berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk turun ke TKP pelaku peti yang ada di desa totabuan,” tutup Kapolres.* (Tim)