Oktober 22, 2021

Pengurus Hasil RAT Belum Di Lantik, Ini Penjelasan Humas KUD Perintis Tanoyan

BOLMONG,JurnalBMR.com- Struktur kepengurusan baru KUD Perintis Tanoyan kecamatan Lolayan kabupaten bolaang Mongondow terus menuai kontroversial dan di pertanyakan sejumlah anggota.

Pasalnya Pengurus KUD Perintis Tanoyan yang terpilih pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2019 dan 2020, yang dilaksanakan pada Sabtu 6 Maret 2021 bertempat di Kantor KUD Perintis, berdasarkan Anggaran dasar dan Anggaran rumah tangga (AD/ART),hingga saat belum bisa melaksanakan tugas dan kewajiban.

Informasi dari sumber yang dapat di percaya,pengurus KUD perintis yang baru belum melaksanakan tugasnya Karena terkendala banyak hal di antaranya hingga saat ini Pengurus yang baru belum di Lantik dan mengucapkan sumpah dan janji dihadapan anggota dan disaksikan pejabat berwenang dalam hal ini Dinas Koperasi Bolaang Mongondow (Bolmong).

Bukan itu saja, pengurus KUD lama dan pengurus KUD terpilih hasil RAT, juga wajib mengadakan serah terima jabatan dengan membuat berita acara serah terima lengkap dengan penyerahan data fisik seperti buku-buku organisasi, laporan keuangan serta administrasi pembukuan, uang kas dan surat surat berharga, berkas surat surat, serta barang barang inventarisir dan sebagainya, ” Ucap sumber yang mengaku salah satu anggota KUD.

Humas KUD Perintis Abdul Bahri Kobandaha saat dihubungi terkait belum adanya pengambilan sumpah janji dan sertijab pengurus lama kepada pengurus baru menjelaskan, untuk saat ini di internal KUD sedang dalam perampungan struktur Badan Pengawas (BP) dan Dewan Penasehat. Kemudian lanjutnya, akan dilakukan pengambilan sumpah/janji bersama dengan proses serah terima jabatan dari pengurus lama kepada pengurus baru.

“Kendalanya saat ini struktur internal belum rampung semua dan masih akan dibahas bersama dalam rapat anggota dan pengurus. Karena dalam struktur KUD ada 3 Badan Pengawas dan sampai saat ini baru satu nama. Untuk struktur dewan penasehat KUD akan melibatkan pemerintah dua desa. Tapi, semua tergantung hasil pembahasan pada rapat perampungan struktur nanti” ujarnya.

Ketika disinggung apakah saat ini KUD Perintis melaksanakan berbagai program dan berbagai keputusan benar-benar mengacu pada aturan organisasi sebagaimana dalam AD/ART KUD Perintis, Abdul Bahri menegaskan, semua proses dan mekanisme yang akan dijalankan organisasi KUD Perintis, akan mengacu dan berpijak pada aturan organisasi.

“Setiap organisasi ada aturannya. Begitu juga dengan KUD Perintis. Kami memiliki AD/ART sendiri untuk dijalankan dan dilaksanakan. Semua proses dan mekanisme organisasi pasti akan dilakukan sesuai dengan AD/ART.

Tak perlu khawatir, KUD akan jalan sebagaimana yang diatur dalam AD/ART organisasi. Bahkan, semua anggota wajib tahu dan menguasai aturan dalam AD/ART KUD,” tegas Abdul Bahri Kobandaha.

Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bolaang Mongondow Raya ini menambahkan, apabila ada keputusan yang dijalankan dan tidak sesuai dengan aturan dalam AD/ART organisasi, maka anggota berhak untuk mempertanyakan.

“Bisa dipertanyakan dan dibahas melalui mekanisme rapat anggota. Karena setiap anggota KUD mempunyai kewajiban dan tanggungjawab yang sama dalam menyatakan pendapat, mematuhi anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dan melakukan pengawasan atas jalanya organisasi dan usaha koperasi menurut ketentuan-ketentuan dalam angaran dasar,” terangnya.

Abdul Bahri yang saat ini sebagai Wakil Ketua DPD KNPI Provinsi Sulawesi Utara menegaskan, keadaan koperasi tidak dirahasiakan.

“Ini diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga KUD Perintis. Kami akan berupaya maksimal agar setiap pelaksanaan program, pengelolaan keuangan dan usaha yang ada di koperasi, dilakukan secara terbuka atau transparan dengan didukung administrasi yang baik.

Saat ini adalah masa keterbukaan informasi dan tidak perlu ada yang di rahasiakan atau ditutup-tutup dalam pengelolaan organisasi KUD Perintis. Kami juga memohon doa dan dukungan semua anggota KUD dan masyarakat yang ada di desa tanoyan utara dan tanoyan selatan agar dalam membenahi organisasi KUD bersama-sama dengan para anggota dan semua pengurus yang ada, kami mampu mewujudkan kejayaan dan menciptakan kesejahteraan bagi anggota serta masyarakat sebagaimana cita-cita dan harapan para pendiri koperasi,” tandasnya.(Tim)