Januari 19, 2022

Pemkot Kotamobagu Bahas Batas Desa Dan Kelurahan

JurnalBMR.com,KOTAMOBAGU-Pemkot (Pemerintah Kota Kotamobagu) menunggu hasil kesepakatan bersama berkaitan dengan Peraturan Walikota (Perwako) tentang batas administrasi desa dan kelurahan.

Pada Kamis 21/10 202, Menurut Kepala bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kotamobagu, Edo Mopobela, bahwa pembahasan batas desa dan kelurahan kembali dibahas Pemkot Kotamobagu.

Kalau pembahasan pertama di tahun 2019 tanpa kesepakatan, dan kegiatan kedua di tahun 2021. Pembicaraan waktu itu menindak lanjuti survei desa dan kelurahan,” sebut Edo Mopobela.

Saat ini menurut Edo Mopobela , pembahasan lanjutan untuk yang ketiga kalinya.

Adapun pembahasannya yakni mengenai penyusunan teknis batas desa dan kelurahan.

“Setelah ditemui kesepakatan, para sangadi (Kepala desa,) dan lurah akan menandatangani berita acara.

Dan berita acara tersebut yang nantinya dijadikan dasar peraturan walikota tentang batas desa dan kelurahan, ” tukas Edo.

Pertemuan kali ini, Pemkot Kotamobagu berharap kegiatan bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan kesepakatan.

“Harapannya sangadi dan lurah dapat menyepakati berita acara kesepakatan. Mudah – mudahan bisa 100 persen untuk penegasan batas sesuai program Pemkot Kotamobagu di tahun 2021 atau selambat-lambatnya tahun 2022,” sebut Edo.

Diketahui, penyusunan teknis batas desa dan kelurahan ini digelar Pemkot Kotamobagu di Balai Desa Kopandakan I, dan dihadiri oleh Asisten I Teddy Makalalag, tim pusat unit teknis penataan batas wilayah Agus Mamuryanto, serta sangadi, lurah, dan camat se-Kota Kotamobagu*(Fecki)