Oktober 19, 2021

Ormas LAKI, Desak Polsek Bolaang Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan SPBU Tadoy

BOLMONG – Hariadi datunsolang (34) warga tadoy kecamatan bolaang timur kabupaten bolaang Mongondow yang di duga menjadi korban penganiayaan rekannya sendiri berinisial MM alias mal, mempertanyakan proses penanganan oleh penyidik polsek bolaang.

Pasalnya hingga hari ini terduga pelaku masih bebas berkeliaran dan seakan-akan memperlihatkan sikap tak bersalah.

Kepada JurnalBMR.com Hariadi yang keseharianya berprofesi sebagai sopir kendaraan tronton milik salah satu pengusaha ini mengatakan, hingga saat ini keluarganya terus mempertanyakan proses penanganan terhadap dugaan penganiayaan yang di alaminya.

” Saya bingung mau jawab apa ketika banyak keluarga dan kerabat yang mempertanyakan proses kasus ini, tapi saya percaya aparat penegak hukum dalam hal ini polsek bolaang akan bekerja profesional menangani kasus ini, ” itu harapan saya dan keluarga.

Kapolsek bolaang Iptu Sugianto ketika di konfirmasi siang tadi, Jumat 25 Juni 2021 mengatakan bahwa proses penanganan dugaan kasus penganiayaan yang di alami oleh korban hariadi datunsolang saat ini terus berproses di polsek bolaang.

Namun lebih lanjut kata Sugianto penahanan terhadap terduga pelaku tak mutlak di lakukan sepanjang yang bersangkutan bersikap kooperatif. Intinya kami sedang dalami kasus ini sampai tuntas, ” tegas Sugianto.

Terpisah, ketua DPD Ormas LAKI Sulut Firdaus mokodompit mendesak aparat penegak hukum dalam hal ini polsek bolaang untuk segera menangkap dan menahan pelaku untuk memberikan efek jera.

” Ini kasus penganiyaan dan murni pidana kenapa pelaku tak di tahan, kami khawatir jika ini di biarkan kasus kekerasan dan perbuatan main hakim sendiri akan terus berlanjut, ” tegas firdaus.

Di ketahui pada pemberitaan sebelumnya warga Tadoy hariadi datunsolang di duga di aniaya oleh terduga pelaku berinisial MM alias Mal warga yang sama.

Kronologis kejadian terjadi pada Kamis 10/06/2021 pekan lalu sekitar pukul 21.00 WITA. Awalnya saat melakukan pengisian bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar umur (SPBU) Tadoi  korban sempat bersitegang dengan rekannya sendiri akibat kesalahpahaman.

Namun tiba-tiba terduga pelaku MM alias mal dari arah belakang langsung memberikan bogem mentah ke arah korban.
Tak menyangkah datangnya pukulan tersebut korban langsung tersungkur ke tanah. Beruntung saat itu ada rekannya yang datang menghalangi sehingga dugaan penganiayaan tersebut tak berlanjut.

Mirisnya lagi dugaan penganiayaan tersebut terjadi usai korban melaksanakan sholat isya. Terbukti saat itu korban masih menggunakan pakaian gamis ( pakaian sholat laki-laki muslim). Tak terima dirinya di aniaya malam itu juga korban melaporkan kasus dugaan penganiayaan ini ke Polsek bolaang, Dirinya berharap kasus ini segera di tangani serius oleh aparat penegak hukum dalam hal ini polsek Poigar untuk memberikan efek jera kepada pelaku.* (Sko)