Januari 19, 2022

LSM Swara Bogani Desak Polres Bolmong Tindak Tegas Galian C Ilegal Di Desa Tandu

BOLMONG,JurnalBMR.com- Maraknya Aktifitas Galian C yang diduga tak mengantongi ijin dari dinas terkait yang beroperasi di wilayah Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow menuai kritikan Pedas dari LSM Swara Bogani.

Hal ini di sampaikan langsung oleh Rafik Mokodongan Selaku ketua LSM Swara Bogani. Menurutnya aktivitas galian c yang di duga ilegal dan beroperasi di desa tandu tergolong nekat dan berani. Pasalnya aktivitas tersebut diduga di ketahui oleh pemdes setempat namun terkesan di biarkan.

Hal ini tentunya menjadi preseden buruk  dan menjadi nilai negatif di tengah masyarakat.

Saya mendesak Aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini Polres Bolmong agar secepat mungkin mengambil langkah tegas terhadap Aktor pemain Galian C yang di duga Ilegal yang sedang beroperasi di desa Tandu kecamatan lolak.

Lanjut Rafik, Galian C yang di duga ilegal atau tak kantongi ijin yang sedang beraktifitas di desa Tandu, sebaiknya di tutup dulu dan segera mengurus ijin nantinya jika sudah mengantongi ijin baru bisa beroperasi lagi. Harapan kami  instansi terkait dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan izin, “ketus Rafik.

Lanjutnya, kuat dugaan materialnya di komersilkan oleh oknum Sangadi Tandu apalagi aktifitas tersebut berada di belakang rumah oknum Sangadi  tersebut, ” Sindir rafik.

Terpisah sangadi Tandu Y Lapian ketika di komfirmasi di kediamanya pada Kamis 18/11/2021 membenarkan adanya aktivitas galian c tersebut namun dirinya mengatakan bahwa aktifitas galian c tersebut hanya di keruk untuk pembuatan kolam,dan tanahnya dari pada di buang lebih baik di jual.

Selain itu menurutnya banyak galian c di bolmong yang tak kantongi ijin, di sisi lain kalaupun masyarakat membangun kita mau ambil dimana material yang berijin, intinya semua tinggal komunikasi kalaupun semua mau di persulit terus untuk kebutuhan pembangunan seperti batu, pasir tanah pertanyaannya apakah harus mencari yang legal,sementara di sini tidak ada perusahan pengelola galian C Yang memiliki ijin, ” terang Lapian.*(Arman)