Oktober 22, 2021

Kasihan Warga Ini, Terdaftar Penerima BPUM Namun Dananya Tak Bisa Cair

BOLMONG,JurnalBMR.com- Miris benar nasib TK alias Tomon (50 th) warga desa  mopait kecamatan Lolayan kabupaten bolaang Mongondow. Pasalnya dirinya termasuk dalam daftar penerima BPUM (Banpres produktif usaha mikro) namun pada saat melakukan pencairan ke bank BRI, bantuan sejumlah 1.250.000 tersebut tak bisa di cairkan, Alasan Pihak BRI dirinya termasuk kreditur macet.

” Saat mendatangi Bank BRI saya tidak bisa mencairkan program BPUM/UMKM karena pihak BRI berdalih bahwa saya masih ada tunggakan pinjaman selama 3 bulan padahal pinjaman itu sudah lama tahun 2009 lalu,  ” Ucap Tomon sedih.

“Inikan Bantuan presiden untuk masyarakat yang terdampak Covid 19, kenapa harus di kaitkan dengan pinjaman yang sudah lama, sebagai masyarakat awam saya butuh keadilan, ” Ujar tomon.

Kesedihan dan kekesalan tomon di tanggapi aktivis BMR Irawan Damopolii, Menurutnya pihak bank BRI sebagai mitra pemerintah berfungsi untuk menyalurkan bantuan presiden tidak boleh mengaitkan dengan pinjaman penerima manfaat.

Irawan menambahkan program BPUM adalah bantuan presiden (Banpres) untuk menangani masyarakat yang punya usaha kecil menengah yang terkena dampak pandemi sehingga tak ada alasan apapun pihak penyalur dalam hal ini bank BRI untuk tidak menyalurkan bantuan tersebut.

Seharusnya pihak bank BRI lebih mengutamakan nilai kemanusiaan apalagi di masa pandemi seperti ini, itukan program bantuan presiden dan namanya bantuan ya harus di bayarkan, ” Tegas aktivis vokal ini

Irawan menyebut dari sisi kemanusiaan terhadap pihak siapapun yang di tunjuk oleh negara untuk menyalurkan bantuan presiden maka harus di bayarkan, dan jika tak di salurkan maka ini adalah kejahatan kemanusiaan karena sudah melanggar HAM (Hak Asasi manusia), ” terang Irawan.

Hingga berita ini tayang belum ada konfirmasi dari pihak Bank BRI namun upaya konfirmasi akan terus di upayakan.* (Tim)