Oktober 19, 2021

Inilah Sejarah Singkat Berdirinya Desa Candi Rejo Modayag Boltim

BOLTIM – Selayang pandang candi rejo adalah salah satu desa yang terletak di kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Propinsi Sulawesi Utara,memiliki luas +274 Hektare dengan jumlah penduduk 504 jiwa yang terbagi dalam 169 kepala keluarga (data SDGS tahun 2021).

Letaknya yang strategis tepatnya di sebelah selatan gunung ambang membuat tanah di desa ini sangat subur sehingga lahan pertanian berupa padi sawah dan tanaman hortikultura menjadi sumber mata pencaharian lebih dari 80 persen penduduknya.

Jurnalis JurnalBMR.com mencoba menelusuri dengan para sumber informasi dari para tokoh sentral yang menjadi deklarator desa pemekaran candi Rejo saat itu.

Pada awalnya candi Rejo adalah merupakan bagian dari desa Liberia kecamatan Modayag Bolaang Mongondow Timur , daerah ini secara administratif wilayah merupakan dusun 1 dari desa Liberia,secara geografis desa Candi Rejo membentang dari timur ke barat,sebelah timur berbatasan dengan desa Liberia kecamatan Modayag dan sebelah barat berbatasan langsung dengan desa moonow, kecamatan Modayag Barat.

Adapun napak tilas para tokoh penggagas pemekaran desa adalah setelah terbentuknya kabupaten Bolaang Mongondow Timur berdasarkan undang undang nomor 29 tahun 2008 yang peresmiannya dilakukan oleh menteri dalam negeri Mardianto di kota Manado pada hari Selasa,30 September
2008.

Semangat itu yang telah membangkitkan tumbuhnya keinginan masyarakat desa candi Rejo untuk memekarkan
desa, keinginan masyarakat ini mendapat perhatian pemerintah kabupaten Boltim dan dukungan dari para tokoh-tokoh masyarakat.

Selanjutnya pada tanggal 12 September 2012 bertempat di rumah bapak ALM Sahidun Misran di adakan pertemuan atau rembukan/Mobakid yang di hadiri oleh para tokoh masyarakat.

Para tokoh masyarakat tersebut adalah bapak Djoni Mamonto yang merupakan salah satu anggota BPD Desa Liberia,Bapak Surji Sugeng,Bapak Sahidun Misran(ALM),Bapak Taslem, Dan Bapak Darman.

Dalam rembukan tersebut di peroleh kesepakatan untuk memperjuangkan keinginan masyarakat Dusun Candi agar di mekarkan dari Desa Liberia.Petemuan demi pertemuan yang dilakukan oleh para tokoh ini bahkan beberapa pertemuan turut dihadiri para tokoh-tokoh masyarakat yang lain yang turut mendukung usaha pemekaran Dusun Candi.

Dalam suatu pertemuan di bentuklah panitia pemekaran dengan menetapkan Bapak Surji sugeng sebagai ketua, Panitia inilah yang  bertugas mempersiapkan segala kebutuhan administratif sebagai persyaratan di terimanya berkas pemekaran desa.Setelah melalui berbagai usaha,lobi, perjuangan dan tentunya doa dari para masyarakat Candi akhirnya berbuah hasil.

Desa Candi Rejo resmi berdiri pada tanggal 17 April 2013 sesuai dengan surat keputusan Bupati Bolaang Mongondow Timur No 83 Tahun 2013, tentang penetapan desa desa baru di Kecamatan Tutuyan, Kecamatan Kotabunan, Kecamatan Nuangan, Kecamatan Modayag Dan Kecamatan Modayag Barat.

Pada tanggal 4 Juli 2013,Bupati Bolaang Mongondow Timur Sehan Lanjar,melantik Ibu Sumarsih Sujak sebagai PJS Desa persiapan Candi Rejo.Dan di awal kepemimpinannya Ibu Sumarsih Sujak membentuk struktur organisasi pemerintahan desa yaitu:
1.Ibu Sumarsih Sujak sebagai Sangadi
2.Ibu Mastinah Kasiban,SE sebagai sekertaris desa
3.Bapak Darman Mukiat sebagai Kaur Pemerintahan
4.Bapak Djamaluddin (ALM) sebagai kaur umum
5.Bapak Surji Sugeng sebagai kaur pembangunan
6.Bapak sahidun Misran (ALM) sebagai kepala dusun 1
7.Bapak Irwanto Siar sebagai kepala dusun 2.

Struktur badan permusyawaratan desa (BPD) yaitu:
1.Bapak Sukri sebagai ketua BPD
2.Bapak Djoni Mamonto sebagai wakil ketua BPD
3.Ibu Siti Masita Alif Tomo sebagai sekertaris BPD
4.Bapak Taslem sebagai anggota
5.Bapak Kasim sebagai anggota

Pada Tanggal 21 November 2016, Panitia pemilihan Sangadi Desa Candi Rejo,menyelenggarakan pemilihan Sangadi Definitif periode 2016-2022.

Berdasarkan hasil pemilihan umum Sangadi/ kepala desa yang di selenggarakan tersebut menetapkan Bapak Marjana Pakaya sebagai Sangadi terpilih yang di Lantik oleh Bapak Sehan Salin Landjar,SH selaku Bupati di gedung auditorium pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Tgl 29 Desember 2016,di Tutuyan.Adapun struktur organisasi Definitif pemerintahan desa yaitu :
1.Bapak Marjana Pakaya sebagai Sangadi
2.Ibu Mastina Kasiban SE sebagai sekretaris desa
3.Bapak Mat Adnan Bindullah sebagai kaur pemerintahan
4.Irwanto Siar sebagai kaur pembangunan
5.Nurdin Van Gobel sebagai kaur umum
6.Ibu Julika Paidi sebagai kepala dusun 1
7.Bapak Suyanto Satiman sebagai kepala dusun 2.

Sementara struktur badan permusyawaratan desa (BPD) yaitu:
1.Bapak Sukri sebagai ketua BPD
2.Bapak Djoni Mamonto sebagai wakil ketua BPD
3.Ibu Siti Masita Alip Tomo sebagai sekretaris BPD
4.Bapak Taslem sebagai anggota BPD
5.Bapak Sarkawi Muntarep sebagai Anggota

Demikian sejarah singkat berdirinya desa Candi Rejo.

Kepala desa Candi Rejo,Marjana Pakaya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat dari lintas generasi¬† agar dapat memaknai hasil perjuangan para tokoh – tokoh perintis desa candi Rejo dalam upaya membangun, mewujudkan, serta meningkatkan Sumber daya manusia demi tercapainya kesejahteraan bagi masyarakat Candi Rejo,” Tutup marjana.* (Mukhlas)