Oktober 22, 2021

Fadli Simbuang : Sampai Saat Ini Saya Tetap Menjalankan Tugas Seperti Biasa

AMPG BOLMONG : KAMI MINTA DPP GOLKAR EVALUASI DPD 1 PG SULUT

BOLMONG,JurnalBMR.com : Sekretaris DPD II Partai Golkar kabupaten bolaang mongondow Fadli Simbuang akhirnya angkat bicara terkait penonaktifan secara sepihak terhadap dirinya sebagai sekretaris PG II Bolmong oleh Pengurus DPD 1 PG Sulut beberapa pekan lalu.

Kepada JurnalBMR.com Fadli simbuang membeberkan terkait beberapa hal yang di nilai inprosedural terkait SK putusan DPD 1 PG Sulut yang di anggap tidak sesuai Konstitusi Organisasi Partai Golkar.

Yang pertama kata Fadli, Sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Bolmong yang dihasilkan melalui MUSDA X tahun 2020, sampai saat ini Saya tetap menjalankan tugas seperti biasa karena berkaitan penonaktifan DPD I terhadap jabatan saya selaku sekretaris DPD II PG Bolmong tidak pernah saya lihat maupun terima SK nya.

Yang ke dua dalam Minggu ini juga kami akan segera melaksanakan konsolidasi organisasi secara menyeluruh di 14 Kecamatan yaitu pelaksanaan MUSCAM, sebagai tuntutan organisasi sekaligus Sosialisasi Bapak Ketum (Ketua Umum) Airlangga Hartarto yg ditetapkan oleh Partai Golkar Sebagai calon Presiden RI Tahun 2024.

Yang  ketiga kata Fadly, saya himbau kepada seluruh kader Golkar Bolmong untuk tetap rapatkan barisan dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian seperti biasa, “ungkap Fadly.

Sementara itu ketua AMPG Bolmong Ali Imran Aduka (AIA)  saat ditemui sejumlah awak media yang bertempat dibilangan cafe Korot Kotamobagu menyampaikan, bahwa kisruh yang diciptakan DPD 1 Sulut berkaitan dengan Surat Penetapan PAW Pimpinan DPRD Bolmong di DPD ll PG Bolmong yang merembet ke penonaktifan Saudara  Fadly Simbuang kami anggap tidak mendasar dan cacat organisasi.

“Masa mengamankan perintah DPP partai Golkar  kemudian di nonaktifkan sebagai pengurus dan hanya melalui pemberitaan media serta tidak memberikan SK penonaktifan kepada yang bersangkutan kan lucu bin ajaib,  kayaknya DPD 1 Sulut tidak paham aturan organisasi” ketusnya.

Ali sapaan akrabnya menambahkan kami sebagai pengurus DPD ll PG Bolmong tentunya merasa hal ini sangat merugikan Partai Golkar dengan ulah yang dibuat oleh DPD 1 PG sulut dan atas perlakuan yang seenak dengkul itu kami selaku ketua AMPG Bolmong telah melayangkan surat aduan ke DPP Golkar untuk meminta keadilan dan hak-hak kami diamputasi oleh DPD 1 sulut dengan cara yang inkonstitusional.

Aduka juga berharap aduan yang disampaikan agar dapat secepatnya ditanggapi oleh DPP Golkar dan berharap DPP Golkar dapat mengevaluasi DPD 1 Golkar sulut atas kinerja dan keputusan-Keputusan yang sering berbenturan dengan AD ART serta PO, ” tutup ketua AMPG Bolmong yang dikenal kritis.*

 

Peliput : Midi Bonuot