Oktober 19, 2021

DPMD Bolmong Sebut Sejumlah Sangadi Lalai Dalam Urusan Dana Desa

BOLMONG,JurnalBMR.com – Demi mempercepat pencairan ADD (Alokasi dana desa dan DD (Dana desa) DD pemerintah kabupaten bolaang mongondow (Bolmong) Melalui DPMD (Dinas pemberdayaan masyarakat desa,  mengingatkan kepada para Sangadi di Bolmong agar secepatnya mengurus pencairan tahap 1.

Hal ini di sampaikan oleh kadis PMD bolmong Dr Deyselin Wongkar SE.MSi kepada media ini, 16/07/2021.

Sudah ada beberapa desa yang sudah memasukan berkas pencairan tahap 2 bahkan sudah ada yang memasukan pencairan tahap 3 tetapi masih banyak juga yang belum memasukan pencairan tahap 1.

Lebih lanjut kata deyselin, dalam melakukan pelayanan pihaknya terus memberikan pelayanan maksimal bahkan di luar jam kerjapun kami tetap bekerja.

Yang sangat di sayangkan, ternyata faktor keterlambatan bukan dari pihak DPMD, namun jadi pertanyaan apa yang menjadi kendala sehingga proses pencairan tahap 1 dan 2 belum di masukan ? Mirisnya para Sangadi ketika di tanya tentang kendala apa yang di hadapi rata rata mengatakan tak ada masalah.

Menurut Kadis Deyselin kalau urusan dana desa harus diprioritaskan, tunggu apa lagi ? Kalau urusan rumah tangga sendiri boleh di ulur-ulur tapi ini kan urusan rumah tangga desa, ” Kesal Deyselin.

Kalau hanya datang ke sini untuk menginput data percuma saja jika pajak belum bayar karena tidak bisa masuk ke sistim.

Dengan demikian saya ingatkan kepada  pemerintah desa, agar tidak mempersoalkan pelayanan PMD karena murni kelalaian ada di pihak pemdes.

Ada sangadi yang menganggap DPMD tidak proaktif atau lelet, kalau ada yang menganggap seperti itu saya pertanyakan kinerjanya, ” terang Kadis Deyselin.

Saat ini menurut Deisyelin Wongkar sudah ada desa yang memasukan berkas pencairan tahap 2 dan 3 tapi masih banyak juga yang sedang dalam pengurusan  tahap 1, dan sesuai data saat ini sudah ada 20 desa yang mengurus tahap 2 serta tahap 3 sudah ada yang mengurus tapi belum lengkap.

Kalau tahapan ke BPKD harus ada  rekomendasi dari DPMD Sehingga wajib hukumnya pihaknya mengingatkan para Sangadi dengan tegas dan tidak mau bawah perasaan (Baper) jika di tegur.

Menurut kadis dalam menjalankan aturan ada saatnya menggunakan perasaan dan ada saatnya harus disentuh hati, bila ada masalah dan untuk membuat mereka sadar.

Ada kondisi yang memang harus tegas  kalau tidak maka pembangunan di Desa tidak akan berjalan dengan baik, apalagi kalau tidak diberi pemahaman Kepada mereka bahwa hal ini adalah tanggung jawab mereka.

Lanjut Kadis PMD, untuk membantu para Sangadi, motifasi seperti ini sering disampaikan dan diharapkan para sangadi tidak usah takut dengan Inspektorat terkait dengan SPJ karena dari inspektorat akan berikan petunjuk terbaik.

Harapan dan himbauan kepada para sangadi menurut kadis PMD, para sangadi sebaiknya harus lebih bijak dan lebih memprioritaskan kebutuhan masyarakat sehubungan dengan tanggung jawab para sangadi yang intinya sangadi ada untuk masyarakat dengan kerja tanpa kepentingan pribadi “Tukas Kadis.

Sementara beberapa Sangadi yang ditemui media ini di kantor DPMD Bolmong yang namanya tidak mau ditulis mengatakan, motifasi yang disampaikan oleh DPMD Bolmong merupakan motifasi yang baik yang harus ditindak lanjuti agar pembangunan di Desa bisa berjalan sesuai dengan harapan dan ketentuan yang berlaku* (Tim)