Oktober 22, 2021

Di Tuding Tak Paham Aturan Partai, Glend Oroh Katakan Ini

BOLMONG,JurnalBMR.com – PLt sekretaris partai golkar Bolmong Glend Oroh menanggapi dingin pernyataan Ali Imran Aduka yang di muat di beberapa media online akhir-akhir ini.

Ketika di konfirmasi JurnalBMR.com melalui seluler pada Jumat 6 Agustus 2021, Glend mengatakan bahwa sebagai sesama kader secara pribadi dirinya memiliki hubungan erat dengan ketua AMPG Bolmong tersebut.

Glend mengatakan bahwa tak dapat di pungkiri bahwa saat ini Partai golkar sedang mengalami sedikit polemik, Namun menurutnya semua yang terjadi di kubu partai golkar sekarang adalah bagian dari dinamika politik.

Meski begitu menurut Glend dirinya harus meluruskan apa yang menjadi pangkal persoalan yang saat ini terjadi di internal PG Bolmong.

Yang pertama, Terkait dengan status Ali Imran Aduka yang mengaku bahwa dirinya di angkat menjadi PLH ketua DPD II PG Bolmong versi rapat pleno di perluas yang di gelar di desa motabang lolak, Sebagai sesama kader saya menghargai itu karena menurut saya itu adalah bentuk keberanian Ali imran aduka. Pada dasarnya kader siapapun dia boleh mengaku ketua dan jabatan apa saja termasuk apa yang di lakukan oleh Ali Imran Aduka, ” Kata Glend.

Namun tentunya menurut Glend pengakuan tersebut harus di dukung dengan legalitas yang jelas supaya dapat di pertanggung jawabkan.

Terkait dengan keberadaan dirinya dan PLT ketua DPD II PG Bolmong Rubby Rumpesak yang di tunjuk oleh DPD 1 PG sulut untuk menjabat Plt ketua dan Sekretaris PG Bolmong, Itu sah dan punya legalitas yang jelas. Sehubungan dengan SK penunjukan dari DPD 1 yang sering di pertanyakan oleh Ali Imran Aduka itu sudah ada, namun saya tak perlu tunjukan kepada oknum yang tak berkepentingan, ” Tukasnya.

Dan SK tersebut menurut Glend sudah di bacakan oleh ketua DPRD Bolmong pada saat rapat paripurna pengisian ketua dan sekretaris fraksi Golkar beberapa hari yang lalu, Dalam SK tersebut di cantumkan dua nama yakni Plt ketua DPD II PG Bolmong Ruby Rumpesak dan PLT sekretaris PG Bolmong Glend oroh. Dan SK tersebut di baca langsung oleh ketua DPRD Bolmong Welty komaling, Nah, di sini sudah jelas bahwa keberadaan kami legal, ” Beber glend.

Ketika di singgung media ini terkait adanya isu bahwa dirinya bukan kader Golkar asli, menurutnya itu bukan subtansi pembicaraan dan lari dari konteks.

” Saya tak mau menanggapi lebih karena sudah di luar substansi ini, Logikanya jika kader terdaftar di partai lain tidak mungkin masuk kepengurusan golkar, Dan bukan hanya saya yang berasal dari Kader lain dan itu Ali Imran tahu, ” Tutup Glend.

Glend mengajak kepada para kader dan simpatisan partai golkar Bolmong untuk tetap solid dan tak terpengaruh dengan situasi dan kondisi partai Golkar saat ini.*  (Asko)