Oktober 25, 2021

Di Duga Oknum Sangadi Loyow Boltim Lecehkan Lembaga Negara

CAMAT NUANGAN : ATAS NAMA PEMERINTAH KECAMATAN NUANGAN SAYA MINTA MAAF

BOLTIM – Oknum Sangadi (Kepala desa) Desa loyow kecamatan nuangan kabupaten bolaang Mongondow timur berinisial TM alias Tarji di duga melecehkan lembaga negara.

Berawal dari tindakan oknum sangadi loyow yang melakukan pergantian 3 orang perangkat desanya yang di duga perekrutannya tak memenuhi ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

” Dorang jaga bekeng Tako pa sangadi-sangadi jangan mo ba ganti aparat dari mo PTUN napa kita da baganti aparat 3 orang ndk Muncul PTUN tapi yang ada cuma PT rica hehehe, (mereka bilang jangan melakukan perangkat desa karena akan di PTUN kan, Ini saya telah mengganti 3 aparat saya tidak muncul PTUN tapi yang ada cuma PT rica ” demikian bunyi komentar sangadi loyow tersebut.

Di kutip dari pemberitaan seputarinfodesamerdeka,com tindakan dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum Sangadi loyow lewat unggahan medsos terhadap lembaga negara PTUN (pengadilan tata usaha negara) tersebut saat ini sudah di tangani oleh DPW-PPDI (Dewan pimpinan wilayah persatuan perangkat desa Indonesia) melalui ketua Felix Mantiri SE.

” Kami akan buat laporan ke Polda Sulut terkait dugaan pelecehan lembaga negara oknum sangadi loyow ini. Hal ini kami lakukan untuk memberikan efek jera kepada pelaku, ” ungkap Felix.

Sangadi loyow TM alias Tar ketika di konfirmasi JurnalBMR,com mengatakan
Bahwa tidak ada niat sedikitpun untuk melecehkan Lembaga Negara dalam hal ini PTUN, saya hanya mengungkapkan kekesalan saya karena ada oknum yang selalu menakut nakuti saya tentang pergantian perangkat desa yang saya lakukan.

TM mengatakan bahwa pergantian 3 orang perangkat desa loyow karena murni kebutuhan tak ada kepentingan apapun karena selaku Sangadi dirinya butuh perangkat desa yang menguasai administrasi apalagi saat ini semua serba digital, ‘ terangnya.

Semua perangkat desa yang di ganti legowo dan tak mempersalahkannya. Sedangkan dua orang yang di ganti sudah lansia sehingga tak memenuhi syarat lagi.

Jadi kalimat PT Rica di kolom komentar saya tidak berniat melecehkan lembaga negara PTUN tetapi bentuk kekesalan saya terhadap oknum yang sering menakut nakuti saya ,”Imbuhnya.

Terpisah camat nuangan Sinyo Mamonto ketika di konfirmasi media ini mengatakan bahwa dirinya sudah menurunkan bawahannya untuk menelusuri persoalan ini. dan secara pribadi dirinya sudah memberikan teguran kepada oknum Sangadi loyow TM alias Tar agar tidak sembarangan membuat postingan lewat medsos yang bisa merugikan pihak lain.

” Saya sudah tegur beliau dan menurut keterangan yang bersangkutan tidak bermaksud melecehkan pihak manapun termasuk lembaga negara PTUN.

Namun menurut camat selaku pimpinan dirinya wajib bertanggung jawab terhadap bawahannya.

” Atas nama pribadi dan pemerintah kecamatan nuangan saya meminta maaf jika ada bawahan saya termasuk sangadi loyow yang membuat ketidaknyamanan sehingga ada pihak yang merasa di rugikan, ” pintahnya. ( MM®As)