Oktober 19, 2021

Di Duga Aniaya Warga Genggulang, Oknum Polisi Ini Di Polisikan

JurnalBMR.com, HUKRIM – Tindakan main hakim sendiri kembali terjadi di wilayah hukum polres Kotamobagu, Kali ini korbannya adalah pria parobaya berinisial SR (51) warga kelurahan genggulang kecamatan Kotamobagu Utara kota-kotamobagu, Sabtu 11/09/2021.

Mirisnya lagi SR di aniaya oleh oknum anggota Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) inisial IH yang seharusnya melindungi dan mengayomi warga.

Saat ini korban tak sadarkan diri menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Monompia Kotamobagu.

Dilansir dari laman media Bolmong.news Salah satu keluarga yang merupakan adik kandung korban bernama Sudarmin Raden menceritakan penganiayaan yang di alami saudara kandungnya tersebut.

Diceritakannya, Bermula dari permasalahan antara anak terduga pelaku dan anak korban. Anak korban yang baru berusia 5 tahun dan anak oknum anggota polisi yang tengah duduk di bangku SD kelas 5 itu terlibat perseteruan saat bermain.

Namun, menurutnya, masalah itu adalah hal biasa terjadi pada anak-anak.

“Begitulah anak-anak ketika saat bermain. Ada-ada saja yang terjadi. Nah kejadian ini karena adanya kesalahpahaman akibat perseteruan anak-anak saat bermain,” tuturnya.

“Akibat perseteruan anak-anak itu, Sudarman (Korban) memberi pengajaran dengan memukul tangan dan pantat anaknya polisi itu,” ujarnya.

Namun terangnya, setelah beberapa jam setelah itu, terduga pelaku IH bersama dua orang lainnya mendatangi rumah korban. Mungkin saja, kata Sudarmin, pelaku IH tak terima apa yang dilakukan Kakaknya.

“Saat itu korban berada dalam garasi tengah memperbaiki becak motor (Bentor) miliknya. Tiba- tiba dipanggil oknum polisi tersebut. Korban yang tak mencurigai apa-apa langsung juga mendekat. Ternyata oknum Polisi itu langsung memukul korban hingga tersungkur dan pingsan,” ujarnya.

Beruntung kata dia, ada sejumlah warga yang melihat kejadian tersebut, dan meminta terduga pelaku menghentikan tindakannya itu.

“Korban langsung dilarikan ke RS Monompia Kotamobagu untuk mendapat perawatan,” terangnya.

“Kami juga langsung melaporkannya sekitar pukul 11.30 Wita ke Polres Kotamobagu untuk meminta keadilan,” katanya.

Ia berharap, kejadian yang menimpa saudaranya tersebut, dapat diproses sesuai hukum hukum yang berlaku.

Hal yang sama disampaikan Wahid yang merupakan paman korban.

“Saya berharap agar pihak berwajib segera menindaklanjuti masalah ini. Kami keluarga korban, mempercayakan masalah ini ke aparat penegak hukum dan pelaku diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,”

Sementara itu, Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati SIK, melalui Kasubag Humas AKP Rusdin Zima membenarkan laporan tersebut.

“Laporannya sudah diterima Polres Kotamobagu, dan akan ditindak lanjut,” ungkapnya, Minggu (12/9).

“Kami akan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan. Kemudian saksi-saksi akan dimintai keterangan,” jelasnya.* (Tim)