Oktober 19, 2021

Di Duga Akibat Polusi Asap PT AMP, Warga Solimandungan Terancam Penyakit ISPA

BOLMONG -AMP (Asphalt Mixing plant) tempat penggilingan batu yang berlokasi di Desa Solimandungan kecamatan bolaang kabupaten bolaang Mongondow  menuai protes dari Warga setempat.

Pasalnya menurut warga dan pengguna jalan aktifitas AMP tersebut  berpotensi menimbulkan penyakit ISPA (Infeksi saluran pernapasan akut) karena mengeluarkan polusi asap kotor ke udara.

Salah satu warga solimandugan yang tak mau namanya di publish membenarkan hal itu.

” Tiap hari kami selalu menghirup udara kotor,  apalagi gumpalan asap perusahaan penggilingan batu tersebut sangat berdekatan dengan pemukiman warga, ” kata sumber.

Hal yang sama juga di keluhkan oleh Rian, Salah satu sopir bentor yang hampir tiap hari melintasi jalan tersebut.

” Asapnya tebal, Dan itu sangat beresiko bagi masyarakat karena bisa menimbulkan penyakit, Dia pun berharap intansi terkait segera turun ke lapangan menertibkan perusahaan tersebut, ” ucap Rian.

Di ketahui perusahaan penggilingan batu tersebut beberapa bulan lalu juga di komplein warga karena melakukan aktifitas yang sama. Oleh dinas Lingkungan Hidup Bolmong perusahaan tersebut di intruksikan untuk di tutup, namun entah mengapa saat ini AMP tersebut bisa beraktifitas lagi.

Hal ini mendapat reaksi dari sejumlah aktivis, Seperti halnya yang di sampaikan  LP-KPK melalui ketua Rafli S.Pangemanan.

” kami meminta kepada Instansi terkait dalam hal ini DLH Bolmong  agar dapat segera menghentikan aktivitas perusahaan penggilingan batu tersebut karena resikonya berbahaya bagi masyarakat sekitar , ” tegas Rafli.

Senada yang di katakan oleh Ormas LAKI  DPD Sulut melalui ketua Firdaus Mokodompit.

” AMP ini sudah beberapa kali di tegur oleh Dinas Lingkungan Hidup Bolmong, waktu itu di jabat oleh Abdul Latif namun tidak di hiraukan oleh pihak perusahaan, ” Ujar firdaus.

Lebih lanjut kata firdaus jika teguran dari instansi terkait tidak di indahkan berarti perusahaan AMP tersebut di anggap membangkang, Firdaus pun berharap DLH Bolmong tidak tinggal diam melihat permasalahan ini sebelum ada korban akibat penyakit ISPA, jika tidak kami akan pimpin warga untuk aksi demo, ” tegas Firdaus.* (Sko)