Oktober 22, 2021

Cegah DBD, Ini Himbauan Sangadi Tungoi Satu

BOLMONG – Untuk mengantisipasi melonjaknya penyebaran penyakit DBD  (Demam berdarah dengue). Sangadi (Kepala desa-red) Tungoi satu kecamatan Lolayan kabupaten bolaang Mongondow sutrisno ungko  menghimbau kepada warganya untuk tidak lengah dalam menghadapi ancaman penyakit DBD.

Hal ini di katakan sangadi Sutrisno ketika di hubung JurnalBMR.com melalui seluler pada  Selasa, 22 Juni 2021.

Sutrisno mengatakan saat ini terinformasi ada warganya yang terjangkit virus DBD meskipun kebenarannya belum valid namun begitu kita harus waspada.

Sehingga sebagai bagian dari tanggung jawabnya selaku pemimpin di desa dirinya mengajak kepada masyarakat untuk mulai tanggap dan bersama-menanggulangi penyebaran DBD.

” Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat tungoi satu untuk bersama-sama memberantas virus DBD dengan menerapkan 3 M yakni menguras, menutup dan mengubur.

“Mari kita sama-sama berantas virus DBD ini dengan membersihkan lingkungan kita mulai dari halaman rumah kita, bersihkan kamar mandi  dan buang sisa air hujan, hindari buang sampah di sembarang tempat dan lakukan penutupan tempat penampungan air agar jentik nyamuk tidak berkembang biak, ” tandasnya.

Sutrisno berharap kepada dinas terkait dalam hal ini dinas kesehatan bolmong untuk aktif melakukan Fogging ke rumah warga dan tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk DBD.

” Saya harap dinas terkait harus ada progres penanganan dan pemberantasan DBD untuk mengetahui sejauh mana tingkat penularan virus DBD ini. Artinya setiap tindakan pencegahan dilakukan secara kontinu dan tersosialisasi,” imbuhnya.

Kepala dinas kesehatan bolmong Dr Erman Paputungan ketika di konfirmasi media ini mengatakan. Dalam dua Minggu terakhir pihaknya sudah turun kelapangan untuk melakukan PSN (Pemberantasan sarang nyamuk) ke wilayah yang berpotensi menimbulkan dampak positif DBD.

Menurut Erman upaya pencegahan tidak mutlak dengan melakukan Fogging saja, karena Fogging hanya mengeluarkan zat kimia dan hasilnya hanya nyamuk dewasa yang mati. Tapi kalau PSN di lakukan jentik-jentik nyamuk akan musnah, ” kata Erman.

Ermanpun berharap dalam upaya pencegahan dan DBD di perlukan kerja sama dengan semua pihak mulai dari masyarakat, Pemerintah dan pihak terkait.*

Redaktur : Asnan kobandaha.