Oktober 22, 2021

Bupati Boltim Resmikan Rumah Sakit Pratama

BOLTIM – Bupati kabupaten bolaang Mongondow timur Sehan Salim Landjar hari ini meresmikan rumah sakit pratama tipe-D yang berlokasi di desa sumber Rejo kecamatan modayag , Kamis 04/02/2021.

Peresmian rumah sakit pratama ini jadi kebanggaan tersendiri bagi warga masyarakat kabupaten bolaang Mongondow timur karena dengan di resmikannya rumah sakit Pratama maka pelayanan kesehatan masyarakat mudah terakses.

Kepala Dinkes (Dinas kesehatan ) bolaang Mongondow timur Eko Marsidi mengatakan dengan di resmikannya rumah sakit Pratama oleh bupati Sehan Salim Landjar maka secara resmi Boltim memiliki rumah sakit sendiri.

Sebelumnya jika ada warga yang sakit maka alternatif penanganan medis hanya di pusatkan di puskes terdekat walaupun alkes seadanya. Sehingga masyarakat Boltim harus bersyukur dan mendukung sepenuhnya pembagunan dan peresmian Rumkit Pratama ini.

Lebih lanjut kata kadis selain memprioritaskan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat keberadaan rumah sakit Pratama ini di harapkan mampu menampung tenaga kesehatan (nakes) putra putri daerah Boltim.

Sementara itu Bupati Boltim Sehan Salim Landjar mengatakan bahwa pembangunan rumah sakit Pratama yang di bangun dengan menelan anggaran 30 miliar dari dana APBN ini untuk menjangkau akses penanganan medis bagi warga Boltim sehingga saya menghimbau kepada warga masyarakat untuk mendukung dan merawat bangunan rumah sakit Pratama ini .

Saran saya kepada tenaga kesehatan dan tenaga medis yang nantinya akan menjalankan tugas di rumah sakit ini , Berikanlah pelayanan prima dan terbaik kepada pasien jaga nama baik daerah dan rumah nama baik rumah sakit ini, ” Kata eyang .

Adapin fasilitas yang di miliki rumah sakit Pratama tipe D ini yakni 10 ruang kamar inaf,1 ruang isolasi ,1 ruang management administrasi , 1 ruang direksi , 1 ruang apotik sekaligus ruang farmasi, 1 ruang tata usaha, 1 ruang poli gigi, 1 ruang kebidanan. 1 ruang rekam medis, 1 ruang persalinan, 1 ruang ck persalinan, 1 ruang radiologi, 1 ruang kamar oprasi, 1 ruang laboratorium, 1 ruang dapur. 1 ruang londri, 1 ruang AHV, 1 ruang tekhnisk dan 1 ruang jenasah.**

Peliput : Sutopo tampoi.