Oktober 19, 2021

BPN Bolmong Gelar Penyuluhan PTSL

BOLMONG – Badan pertanahan Negara  (BPN ) kabupaten bolaang mongondow menggelar penyuluhan PTSL( Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) tahun 2021 bertempat di balai desa kopandakan dua kecamatan Lolayan kabupaten bolaang mongondow ,Selasa 23/02/2021.

Ketua panitia Ajidukasi penyuluhan Alfred Mamahit mengatakan bahwa program PTSL dari kementrian Agraria dan Tata ruang ini di atur dalam intruksi presiden/ inpres No 2 tahun 2018, program PTSL Ini sudah berjalan sejak tahun 2018 dan di rencanakan berakhir tahun 2025. Untuk tahun 2021 di tujukan untuk semua kalangan berbeda dengan tahun lalu program ini hanya berlaku untuk masyarakat ekonomi kebawah atau Program PRONA.

Sekarang ini banyak tanah yang bermasalah sampai berakhir di pengadilan dan penyebabnya karena pemilik tanah tidak punya legalitas yang kuat, dengan kata lain banyak tanah warga yang tidak terdaftar dan tidak memiliki kekuatan kepemilikan yang sah.

Dengan berbagai persoalan di atas pemerintah memprogramkan PTSL yakni program sertifikasi gratis dari pemerintah selain itu lambatnya proses pembuatan sertifikat tanah menjadi perhatian pemerintah.

Lebih lanjut kata Afred di himbau kepada masyarakat untuk tidak mendaftarkan tanah yang bermasalah agar tidak mengganggu proses penerbitan sertifikat nanti.

Terkait persyaratan silahkan koordinasikan dengan pemerintah desa dan untuk pendaftaran ke BPN tidak di pungut biaya, Namun jika ada biaya administrasi di desa untuk pengurusan berkas itu wewenangnya pemdes, ” ujar Afred.

Afred menambahkan untuk tahun 2021 ini target pengukuran berjumlah 3890 bidang dan 3495  sertifikat, Nantinya pada saat pengukuran yang akan turun kelapangan adalah petugas BPN di bantu pemerintah desa.

Pantauan media ini acara penyuluhan Pendaftaran PTSL ini di buka sesi tanya jawab sehingga warga yang hadir merasa terbantukan karena setiap pertanyaan selalu mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Turut hadir dalam penyuluhan PTSL BPN Bolmong ini yakni Ketua panitia ajidukasi Alfred Mamahit, kepala seksi pengukuran Taufik Rifki, kepala seksi pengadaan Boby Rauf, Sangadi kopandakan dua Marwan palakum SH, bhabinkamtibmas ,  para perangkat desa, dan peserta.( Asko)