Oktober 19, 2021

Bersama Bupati Bolsel, H2M Berikan Bantuan Beras PPKM Kepada 4.151 KPM

BOLSEL,JurnalBMR.com – Kegiatan Lounching penyerahan bantuan beras PPKM untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) Kab. Bolaang Mongondow Selatan yang di Lanjutkan dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Khusus Perbatasan Sulawesi 1 di Tabilaa Bolaang Mongondow Selatan, di hadiri langsung Bupati Bolaang Mongondow Selatan H. Iskandar Kamaru, S.Pt , Wakil Bupati Dedi Abdul Hamid dan Anggota Komisi V DPR RI H. Herson Mayulu, SIP , Rabu (28/07/2021)

Tempat dan waktu pelaksanaan Kegiatan Lounching Bantuan Beras PPKM untuk Keluarga Penerima Manfaat Program PKH dan Bantuan Sosial Tunai (BST) bertempat di balai desa Molibagu Kec. Bolaang Uki pukul 08.30 WITA

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan ini adalah bantuan dari pemerintah berupa beras PPKM dan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang di peruntukan kepada keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (PKH).

Bantuan ini merupakan bagian dari program Pemerintah dalam rangka penanganan pandemi Covid 19 bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat di berlakukanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Maayarakat).

Bupati Kamaru  juga menjelaskan telah menindak lanjuti surat edaran Gubernur Sulut dalam rangka Pemberlakuan PPKM di daerah, sembari menjelaskan pentingnya masyarakat Bolsel tetap memberlakukan prosedur kesehatan (Prokes) pada setiap aktivitas keseharian masyarakat di tengah PPKM yang sedang berlangsung

Selain itu selalu mendengarkan himbauan pemerintah untuk membatasi kegiatan masyarakat yang dapat memicu terjadinya kerumunan. Dan dalam waktu dekat akan menggelar rapat bersama Forkopimda untuk membahas strategy pemberlakuan PPKM sebagai upaya menekan angka penularan covid 19 di bolsel, ” Ucap Kamaru.

Di tempat yang sama anggota DPR RI, H. Herson Mayulu, SIP dalam sambutannya mengatakan beliau meminta masyarakat agar selalu waspada dan berhati hati , menghindari kerumunan dan menghindari kegiatan yang berpotensi terjadinya penularan covid 19. Sebab keberadaan Covid ini benar benar ada dan bukan hanyalah sekedar berita Hoax semata,” Terangnya.

Pandemi Covid 19 perlu di maknai sebagai suatu ujian dari Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT, dan sebagai orang yang beragama untuk melalui ujian hanyalah dengan sabar dan tawakal kepada sang pencipta Allah SWT. Sembari menjelaskan bahwa tidak ada pemerintah yang ingin membuat rakyat nya susah di tengah pemberlakuan PPKM , dan menurutnya salah satu kepedulian pemerintah adalah dengan pemberian bantuan beras dan BST senilai Rp. 300.000 per keluarga penerima manfaat ” ujarnya.

Pentingnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti program Vaksinasi dari pemerintah sebagai upaya menekan angka penularan covid19, karena Vaksin menurutnya adalah virus yang dilemahkan, di suntikan ke tubuh untuk membangun kekebalan dalam tubuh atau Antibodi , “tambahnya.

Dalam penyampaian terpisah Pimpinan Perum Bulog Koncab Bolmong yang di hadiri oleh Meydi Maxi Wongkar, SE dan Amir Gani menjelaskan setidaknya ada 4.151 KPM BST di bolsel yang terdistribusi di tiap kecamatan sbb :
1. Bolaang Uki : 944
2. Helumo. : 549
3. Tomini. : 485
4. Posigadan. : 802
5. Pinolosian. : 481
6. Pinteng. : 462
7. Pintim. : 428

Di hari yang sama usai menghadiri Lounching Bantuan Beras PPKM di Molibagu , tepatnya pukul 10.00 waktu setempat, Anggota DPR RI H. Herson Mayulu, SIP masih bersama Bupati dan Wakil Bupati bergegas menghadiri dan melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Rumah Khusus Perbatasan Sulawesi 1 di Desa Tabilaa Kec.Bolaang Uki.

” Rumah khusus adalah program Kementerian PUPR yang di bangun untuk memenuhi kebutuhan khusus, seperti nelayan, korban bencana, pengungsi, tenaga medis, guru, TNI/POLRI dan petugas khusus daerah perbatasan atau pulau terpencil.

Pada tahun 2021 kementerian PUPR menargetkan 2.631 unit, target ini meningkat dari tahun 2020, yang salah satunya berada di Tabilaa di bangun sebanyak 25 Unit, ” kata Herson dalam sambutannya.

Di katakannya ,Jenis Rhusus ini adalah jenis Konvensional dengan tipe 28 Kopel (setiap bangunan terdiri dari 2 unit bersebelahan) dengan menghabiskan anggaran sebesar 3,2 M lebih,
Selain itu Kriteria penerima manfaat adalah di khususkan kepada masyarakat nelayan yang tinggal di pesisir pantai dan bermata pencaharian berpenghasilan rendah sebagai nelayan.

Dirinya Meminta kepada pihak kontraktor agar dapat menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan mengikuti sesuai RAB yang ada.

Saya Berharap kepada pemerintah desa Tabilaa dan masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pembangunan Rhusus ini berlangsung, “Tutup Herson mengakhiri sambutannya.

Nampak terlihat turut hadir selain Bupati dan Wakil Bupati adalah perwakilan Balai Penyediaan Perumahan Wilayah Sulawesi 1, Kasi Pelaksana Wilayah 1 Suryani Utami, PPK Rusun dan Rhusus Lanny Mamudi, Anggota DPRD Bolsel, Camat, Kapolsek serta Pemerintah dan Masyarakat Setempat .(Tim)

SUMBER : H2MCENTER _______