Januari 19, 2022

Balai TNBNW Gelar Pelatihan Pengolahan Buah Pala Menjadi Sirup Dan Selai Pala

BOLMONG,JurnalBMR.com- Pemerintah desa Matayangan kecamatan Dumoga barat kabupaten Bolaang Mongondow menggelar Pelatihan pengolahan buah pala,menjadi minuman sirup dan selai pala bertempat di pondok telaga matayangan, Sabtu/11/2021.

Pelatihan tersebut di ikuti warga masyarakat matayangan dan di dominasi ibu-ibu PKK. Sedangkan hadir sebagai pemateri adalah kepala balai taman Nasional Nani Wartabone yakni bapak drh. suprianto

Pada kesempatan tersebut kepala Balai TNBNW drh. Suprianto mengakan Pelatihan ini di laksanakan untuk memberikan edukasi kepada warga masyarakat khususnya desa Matayangan bahwa tanaman pala sangat berguna bagi masyarakat.

“Selama ini petani pala hanya memanfaatkan bijinya saja tanpa mengambil kulitnya padahal kulit pala juga bisa di daur menjadi beberapa kegunaan Seperti minuman sirup dan selai untuk adonan kue, ” Ucap Suprianto.

Cara pengolahannya pun kata Suprianto tidak sulit karena hanya di lakukan secara manualĀ  bahannyapun ekonomisĀ  hanya menggunakan bahan dasar kulit pala, Gula Paser,dan air.

Dalam hal kesehatan sirup atau selai pala dapat menetralkan tekanan darah, Sehingga sirup pala juga sangat baik untuk di konsumsi oleh penderita hipertensi, ” Terang drh.Suprianto.

Sementara itu camat Dumoga barat Malpin Dako SAP.MAP yang juga turut hadir bersama ketua tim penggerak PKK Dumoga barat dalam pelatihan tersebut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pihak Balai Taman Nasional Nani Wartabone karena dengan penuh keihklasan datang meluangkan waktu untuk memberikan pelatihan kepada warga masyarakat matayangan.

Lebih lanjut kata Malpin, Dirinya berharap kepada warga masyarakat yang telah mengikuti pelatihan ini agar benar-benar fokus agar ilmunya bisa di jabarkan kepada warga lainnya, ” Tukasnya.

Senada yang di sampaikan sekdes Matayangan Supriadi Mondo. Pelatihan ini sangat penting untuk di ikuti oleh warga masyarakat terutama ibu-ibu karena selain mendapat ilmu, pelatihan ini memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya menanam tanaman pala, “Tutup Supriadi.*(Asko)