Oktober 22, 2021

Astaga ! Sungai Mopait Tercemar, Ini Penyebabnya

BOLMONG,JurnalBMR.com- Aktifitas galian c yang di duga menggunakan alat berat di DAS (Daerah aliran sungai) Ongkag mo’ayat desa Lolayan kecamatan Lolayan kabupaten bolaang Mongondow di komplein warga masyarakat desa mopait.

Pasalnya, akibat dari dugaan pengerukan alat berat di DAS mo’ayat tersebut mengakibatkan sungai yang melewati desa mopait tercemar.

Hal ini di tanggapi oleh aktifis pemerhati lingkungan Nujul Mokodompit SH, Menurut aktifis vokal ini para pemilik usaha gajian c yang berlokasi di DAS Mo’ayat hanya menguntungkan pribadinya sendiri tanpa memikirkan dampak sosial di tengah masyarakat.

” Saya minta instansi terkait dalam hal ini DLH (Dinas Lingkungan hidup)Bolmong untuk turun ke lokasi dan segera menghentikan aktifitas galian c di lokasi DAS mo’ayat tersebut.

Aktifitas galian C tersebut meresahkan masyarakat mopait karena pada saat alat berat tersebut beraktifitas dampaknya adalah warga masyarakat mopait, Itu karena airnya sering kabur berwarna coklat sehingga berpotensi menimbulkan penyakit, ” Ungkap Nujul.

Saat musim kemarau air ongkag sering kabur dan ini membuat masyarakat yang ada dipinggir ongkag tidak nyaman, dan ini memang menggangu karena masih banyak masyarakat mopait yang sering cuci pakaian disungai ongkag, ” ucap Nujul kesal

” Sebagai tokoh pemuda mopait saya mempertanyakan konsistensi dari DLH Bolmong dalam menerapkan aturan, Termasuk peran serta dari pemerintah provinsi sulawesi Utara dalam hal ini dinas terkait yaitu Dinas pertambangan propinsi.

Apakah para oknum pengusaha tersebut sudah mengantongi ijin ? Jika sudah berijin saya curiga dinas terkait tidak mempertimbangkan dampak sosial di tengah masyarakat, ” Berangnya.

Salah satu pengusaha galian C yang berlokasi di DAS mo’ayat ketika di konfirmasi JurnalBMR.com melaluiĀ  seluler dengan nada menantang mengatakan, bahwa mereka sudah mengantongi rekomendasi dari pihak Pemda Bolmong, tapi setelah ditanyakan izin galian C beliau berkelit dan mengatakan untuk apa saya tunjukan izin yang jelas sudah ada izin.

Saya melakukan aktifitas galian C di kebun milik saya dan itu sudah ada ijin dari dinas terkait, Tapi saya tak mau menunjukan surat ijin tersebut kecuali ke instansi terkait, ” Bebernya.

Terkait hal itu Nujul meminta kepada pihak dinas pertambangan propinsi untuk mengevaluasi kembali izin yang di keluarjan,kalau memang benar aktifitas Galian C yang berlokasi di DAS Mo’ayat itu sudah berijin itu berarti pihak terkait tak punya kajian yang matang dalam mengeluarkan ijin, ” Imbuhnya.* (midi)