Oktober 26, 2021

Astaga, Pemilik Lahan Dirikan Bangunan Di Lokasi Pekerjaan Dandes Bungko

KOTAMOBAGU – Polemik pemagaran jalan yang menjadi titik pekerjaan fisik dana desa Bungko kecamatan Kotamobagu selatan rupanya tak menemui titik terang.

Pasalnya Samsuri makalunsenge yang mengklaim tanah itu adalah miliknya sebelumnya hanya melakukan pemagaran di lahan tersebut, Namun kali ini di atas lahan tersebut berdiri kontruksi pondasi bangunan yang saat ini sementara di kerjakan.

Samsuri makalunsenge ketika di konfirmasi jurnalBMR.com melakui seluler pada Senin 31/05/2021 membenarkan bahwa di lahan tesebut saat ini sedang dilakukan pembangunan namun Samsuri belum menjelaskan bangunan apa yang akan  di bangun.

” Iya benar saat ini ada pembangunan di lahan milik saya, Nanti saja kalau sudah berdiri teman-teman akan tahu bangunan apa yang di buat, ” ucap Ri’ sapaan akrabnya.

Ri’ menyebut sejauh ini tidak ada komunikasi dengan pemdes Bungko terkait lahan itu sehingga selaku pemilik lahan dirinya berhak membangun apa saja di dalam lahan miliknya.

” Saya tak bermaksud menghalangi pembangunan di desa karena saya juga bagian dari masyarakat Bungko tapi yang saya butuhkan komunikasi, Namun saya tunggu- tunggu niat baik pemdes untuk membahas masalah ini tidak, ” Ungkapnya.

Sementara itu upaya konfirmasi ke pemdes Bungko dalam hal ini Sangadi Muri kautsar gonibala sampai berita ini tayang belum terhubung karena handphone dalam keadaan off. Namun upaya konfirmasi akan tetap di upayakan.

Terpisah ketua Badan permusyawatan desa (BPD) Bungko sapfrudin Paputungan ketika di konfirmasi mengatakan bahwa Lembaga yang di pimpinnya hanya berfungsi pengawasan saja bukan ranah BPD untuk masuk ke tekhnis dan urusan dana desa.

Namun Safrudin mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya meminta kepada kedua bela pihak yakni pemdes Bungko dan pemilik lahan tersebut untuk duduk satu meja dan segera mencarikan solusi agar persoalan ini tak berlarut-larut demi kelancaran pembangunan di desa Bungko, ” harapnya.

” Benar ada pondasi yang berdiri di lahan pekerjaan dandes dan itu di lakukan oleh pemilik lahan, namun yang kami tahu pemdes Bungko sudah berkoordinasi dengan Pemkot Kotamobagu dalam hal ini intansi terkait yakni dinas inspektorat dan bagian hukum untuk memindahkan lokasi pekerjaan dana desa sambil menunggu kesepakatan kedua bela pihak.

Sementara itu pernyataan ketua BPD tersebut berbeda dengan tanggapan  pimpinan BPD yang lain yakni Hisran Andu, Menurut Hisran pemindahan lokasi pekerjaan dana desa tak melalui rapat dengan BPD, Seharusnya rapat dulu agar BPD bisa mensosialisasikannya kepada masyarakat Bagaimana permasalahan ini.

” Tak ada pemberitahuan kepada kami apalagi rapat, Namun bisa tanya langsung ke ketua, ” kata Hisran.

Pantauan media ini di lokasi pekerjaan dana desa tersebut nampak berdiri pondasi bangunan dan beberapa tenaga kerja.( Tim)